Oli Gardan Harus Diganti!! Begini Efeknya Kalau Oli Gardan Motor Matic Tidak Pernah Ganti

Otosemi.com Oli Gardan Harus Diganti!! – Dalam perawatan motor, motor memiliki komponen penting yang banyak jenisnya dan juga memiliki penggantian secara rutin seperti Oli mesin dan Oli gardan. Diantara jenis oli dan fungsinya ada salah satu jenis oli yang dibutuhkan untuk motor  dan mobil matic selain oli mesin yaitu Oli gardan.

Untuk waktu penggantianpun memiliki jangka waktu yang lebih lama dibandingkan oli mesin. biasanya penggantian oli gardan setelah 2 kali penggantian oli mesin. Jika keterlambatan dalam penggantian oli gardan juga akan menimbulkan efek  negatif yang akan terjadi pada mesin motor anda. 

Disamping itu, masih ada juga pemilik motor yang masih menyepelekan jadwal penggantian oli gardan pada motor maticnya secara terus menerus. 

Aturan penggantian oli gardan bisa dilakukan setiap kelipatan 8.000 – 12.000 km jarak tempuh pemakaian pada motor anda, atau sesuai dengan aturan masing-masing pabrik motor anda.

Maka dari itulah sudah saya jelaskan diatas kalau penggantian oli gardan dilakukan setiap 2 kali ganti oli mesin, saran ini dilakukan agar mudah untuk diingat dalam waktu penggantian oli gardan pada motor anda.

Efek yang Muncul jika Terlambat Ganti Oli Gardan 

Apakah anda sudah melakukan penggantian oli gardan secara rutin pada motor matic anda? Penggantian secara rutin memiliki manfaat yang baik untuk mesin motor matic anda, sebaiknya anda cek kembali apakah penggantian oli gardan motor matic anda sudah sesuai jadwal apa belum.

Kalau anda memiliki kendala kesulitan dalam anjuran penggantian oli gardan, maka anda bisa langsung ke bengkel resmi motor anda dan bisa menanyakan kapan terakhir kali mengganti oli gardan tersebut. Ketika anda sudah mengetahuinya, maka anda bisa melakukan jadwal penggantian berikutnya.

Kini saya juga akan menjelaskan beberapa efek yang akan timbul pada motor anda ketika anda lalai dalam waktu penggantian oli gardan. 

Baca Juga :  Fungsi Kunci Kontak Pada Motor Dan Mobil Serta Cara Merawatnya

Hal ini adalah sebagai berikut : 

Muncul Suara Kasar dari Mesin Motor 

Apakah timbul suara agresif dari motor kala Kamu mengendarainya? Dapat saja itu merupakan isyarat kehancuran pada sistem transmisi. Kehancuran tersebut tidak lain diakibatkan sebab kekentalan oli gardan yang menyusut.

Suara hendak jadi lebih keras lagi kala Kamu tingkatkan kecepatan kendaraan setelah itu menurunkannya ataupun kebalikannya. Suara ini hendak timbul sebab gesekan pada transmisi yang bekerja sangat keras tanpa pelumas.

Kamu bisa jadi hendak tersendat sekali dengan suara berisik ini yang lama kelamaan hendak menggerogoti komponen logam pada sistem transmisi sebab kerap bergesekan. Kehancuran dalam hitungan bulan apalagi pekan yang lebih parah dapat terjalin.

Kendaraan akan Terasa Lebih Bergetar

Bukan cuma suara saja yang mengusik, kala Kamu mengendarai motor, body apalagi stang hendak terasa lebih bergetar. Apalagi pada keadaan jalur yang halus getaran hendak terasa lebih kencang.

Bila mau ketahui apakah getaran diakibatkan oleh kehancuran pada sistem transmisi akibat oli, Kamu dapat mencobanya di jalur turunan. Dikala terletak di jalur turun, motor hendak terasa bergetar dengan lebih kencang.

Maksudnya merupakan tipbang gardan yang menahan beban dari motor telah tidak bekerja lagi. Pemicu utamanya merupakan oli yang telah tidak sanggup melumasi dengan baik.

Kerusakan pada Bearing Gardan

Bearing gardan ialah komponen yang melekat pada bak CVT. Komponen ini berperan buat menyelaraskan putaran mesin serta puli bagian depan. Bearing ini pula hendak hadapi kehancuran sebab oli gardan yang mulai memburuk kondisinya.

Bila komponen ini rusak, hingga Kamu wajib mengubahnya sekalian oli. Biar kinerja transmisi otomatis tidak jadi berat.

Ciri-ciri Oli Gardan Harus Diganti

Semacam guna oli pada biasanya, oli ini pula berperan selaku pelumas. Bila lama tidak ditukar hingga komponen dapat rusak apalagi jebol. Ini ia identitas oli gardan wajib ditukar.

Timbul tanda- tanda pada gardan

Gardan pada mobil posisinya di dasar mobil. Jadi, umumnya kita hendak lebih gampang mengidentifikasi tanda- tanda olinya wajib ditukar. Karakteristik yang awal merupakan terdengar dengungan dari kolong mobil. Walaupun kita terletak di dalam mobil serta terdapat suara- suara kendaraan lain, namun umumnya suara ini gampang dikenali berasal dari dasar mobil.

Pemicu bunyi ini merupakan gir dalam transmisi yang bekerja ekstra. Pelumas yang telah tidak bagus menimbulkan gigi bersentuhan langsung serta bila tidak ditukar dalam jangka waktu lama hingga dapat memunculkan kehancuran.

Baca Juga :  Tips Menggunakan Kaca Spion Yang Benar Dan Tepat

Karakteristik pada gardan yang kedua merupakan terasa getaran pada bodi mobil kala jalanan menyusut. Karakteristik selanjutnya merupakan terdengar suara dikala berbelok serta mobil susah dikendalikan dikala berbelok. Identitas ini menampilkan kalau oli gardan tidak sanggup lagi melumasi gigi- gigi dengan sempurna.

Melewati batasan pemakaian oli

Komponen apa juga bila telah melewati batasan pemakaian tentu gunanya tidak maksimal lagi. Kita dapat mengeceknya dari spesifikasi oli gardan yang dipakai, jumlah oli yang diperlukan, serta pula jarak tempuh. Semacam yang telah disinggung di atas, lakukanlah penggantian oli gardan mobil kala telah mencapai 40. 000 kilometer ataupun mobil telah dipakai sepanjang kurang lebih 2 tahun.

Pergantian warna oli

Identitas ini hendak nampak apabila kita terencana mengecek keadaan oli gardan. Oli yang baru umumnya bercorak jernih. Namun bila warna oli telah bercorak agak putih ataupun abu- abu hitam, hingga berarti kondisinya telah tidak bagus. Kekentalan oli ini pula lumayan berarti. Oli yang telah encer umumnya telah mendekati masa gunakan.

Pergantian warna serta kekentalan ini biasanya diakibatkan oleh 2 perihal. Dapat jadi oli terkontaminasi air di jalanan yang menggenang ataupun banjir ataupun memanglah telah lama tidak ditukar.

Buat pemicu yang awal, kalian tidak butuh takut bila memanglah baru mengubah oli gardan serta belum penuhi ketentuan 40. 000 ataupun 2 tahun. Namun buat pemicu yang kedua, hendaknya kalian lekas jalani pengecekan di bengkel ya.

Cara Mengganti Oli Gardan yang Benar 

Kalian perlu tahu gimana tata cara mengganti oli gardan dengan benar. Tujuannya biar oli tidak terkontaminasi dan sistem transmisi bekerja dengan optimal. Oli pula berperan besar buat melindungi keawetan komponen kendaraan. Berikut ini sebagian langkah yang perlu diperhatikan dalam proses penggantiannya.

Memilih Tempat yang Merata

Penggantian oli gardan membutuhkan posisi yang rata maupun datar. Kalian bisa memarkirkan kendaraan di tempat yang rata dan sedikit luas biar bebas bergerak. Sehabis itu standarkan motor dengan standar 2 sehingga lebih mudah dilihat gear box.

Mengeluarkan Oli Lama

Selanjutnya ialah mencari posisi baut buat menghabiskan oli. Letaknya ada di bagian bawah dekat kotak CVT. Letakkan wadah di bawah baut tersebut buat tempat oli yang lama. Sehabis itu buka baut dan biarkan oli keluar segala.

Baca Juga :  6 Penyebab Oli Bocor Dan Cara Mengatasinya

Mempersiapkan Oli yang Baru

Kala oli lama sudah terkuras maupun keluar segala, sampai Kalian bisa menutup kembali baut tempat pembuangan oli tadi. Belilah oli yang bermutu baik sehingga penggunaanya lebih awet dan mampu melumasi komponen dengan baik.

Mengisi dengan Oli yang Baru

Pastikan jika oli lama sudah betul- betul habis, tata cara mengeceknya miringkan sepeda motor sesuai dengan arah lubang. Sehabis itu tutup lubang pembuangan dengan baut, lakukan sampai kencang.

Selanjutnya buka bagian baut pengisi sehabis itu isi mengenakan corong oli yang ukurannya sesuai. Tuangkan oli yang baru, pencet botol biar segala isinya keluar karena oli memiliki karakter yang kental. Terakhir tutup baut pengisi dengan kencang.

Proses penggantian oli gardan ini cukup mudah dan Kalian bisa melaksanakannya sesuai dengan jadwal. Apabila ingin lebih mudah lagi, Kalian bisa ke bengkel resmi Suzuki kala oli gardan motor sudah mulai tidak bekerja maksimal.

Apabila Kalian datang ke bengkel resmi, sampai bukan hanya penggantian oli saja tetapi pula bisa melakukan pengecekan kondisi motor dengan cocok.

Panduan Memilih Oli Gardan

Perhatikan komposisi oli

Komposisi pada oli gardan umumnya terdiri dari base oil serta zat aditif. Base oil pula dibagi jadi 2 tipe, oli mineral serta oli sintetik. Oli sintetik umumnya mempunyai mutu yang lebih baik daripada oli mineral. Hingga dari itu oli sintetik umumnya sedikit lebih mahal.

Oli sintetik mempunyai kelebihan ialah indeks viskositas yang besar, tingkatan penguapan rendah, serta pula rendah sulfur.

Seleksi oli dengan zat aditif

Zat aditif ini berperan selaku pelarut base oil supaya stabilitas oksidasinya maksimal selaku guna oli gardan. Sehingga dapat berperan maksimal melindungi komponen gir buat waktu yang lama.

Perhatikan merk oli terpercaya

Panduan kala dikala memilih oli gardan pastinya memikirkan merk oli yang terpercaya. Jangan hingga oli dicampur air ataupun bercorak abu- abu metalik hitam. Oli yang semacam ini telah tidak seperti buat melumasi gardan. Jadi, hendaknya pakai oli dari pabrikan kendaraan.

Periksa Kemasan Oli Dengan Ujung Lancip

Kemasan oli pula pengaruhi kemudahan pemakaian oli. Terlebih bila kalian mau mengubah oli sendiri di rumah tanpa ke bengkel. Jadi bila membolehkan, memilih oli dengan kemasan yang berujung lancip supaya tidak berceceran.

Nah itu tadi data tentang oli gardan yang butuh kalian tahu dari kami Otosemi.com .  Semoga artikel ini membantu, sekian Terima Kasih.