Wow, Mobil Otonom Ternyata Bisa Kurangi Resiko Kecelakaan Hingga 90%

Mobil Otonom Bantu Kurangi Resiko Kecelakaan- Bagi pecinta otomotif tentu tak asing lagi jika mendengar tentang mobil otonom, karena mobil baru untuk masa depan ini sedang gencar-gencarnya di ciptakan oleh beberapa produsen mobil dunia. Mobil otonom merupakan konsep baru di dunia otomotif yang mana mengadopsi teknologi canggih abad ini, mobil ini mampu di jalankan tanpa adanya sopir atau pengemudi namun tetap bisa melaju sesuai jalur yang telah di tentukan. Sehingga mobil otonom atau mobil tanpa sopir ini sangat sekali membantu pengemudi.

Dan para produsen mobil dunia ini menjadikan ciptaan mobil tanpa sopir tersebut sebagai project baru mereka yang selalu ingin di kembangkan agar lebih sempurna dari lainnya. Mobil masa depan ini juga bermanfaat sekali di masa mendatang di mana mampu mengurangi resiko kecelakaan hingga 90%, karena mobil otonom ini mengandalkan sensor serta kamera yang telah di pasang di bagian tertentu pada sebuah maha karya mobil terbaru ini untuk mamandu kendaraan ini tetap dalam posisi teraman saat melaju.

Mobil yang telah menjadi salah satu HOT ISSUE di kancah otomotif dunia pun banyak yang memperbincangkan pekembangan terbaru yang bakal di hadirkan ke mobil tanpa pengemudi ini.

Kabar ini berasal dari pabrikan mobil merk Nissan yang bakal menyematkan teknologi otonom ini pada mobil andalannya bernama Nissan Leaf. Nissan dalam mengerjakan project auto pilot ini pun juga bekerja sama dengan NASA.

Berita terbaru lagi juga dari Volvo pabrikan mobil asal Swedia, ternyata konsep mobil otonom Volvo pun juga akan ikut di uji coba di tahun 2017 mendatang. Teknologi otonom yang bakal di sematkan ini sudah disiapkan 100 unit mobil tipe SUV CX-9 dan akan segera melintas di jalan Stockholm, Swedia.

Menurut penelitian studi yang di adakan oleh perusahaan konsultasi McKinsey and Company, serta telah di umumkan hasilnya di Kantor berita Reuters ini menyatakan, bahwa fitur canggih ini sudah menjamur sekali di dunia otomotif terlebih namanya kini sudah terkenal dengan sebutan autonomous driving.

Dalam proses penelitian dari hasil studinya juga berujar mobil ini ternyata mampu mengurangi potensi kecelakaan di jalanan mencapai 90%. Selama ini kerugian yang di hasilkan dari semua kecelakaan di jalan ternyata sudah tembus Rp 2.165 triliun atau setara dengan USD 200 Miliar. Namun dengan hadirnya mobil otonom ini tentunya semua kerugian itu dapat di hindari.

Alat atau fitur autonomous ini memang bekerja lebih sigap siaga terhadap kondisi di jalan sehingga respon yang di hasilkan pun akan lebih cepat bahkan tingkat ke fokusan semakin tinggi berkat teknologi dan pendukung sensor serta kamera. Berbeda sekali dengan konsentrasi ke fokusan manusia saat mengemudi yang terkadang lalai saat mengendarai kendaraan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*