Tips Ketika Garansi Motor Sudah Habis atau Hangus

Pusing, Garansi Motor Anda Hangus

Pada saat kita membeli sepeda motor tentu saja kita akan mendapatkan garansi jalan yang mana garansi ini akan berlaku untuk beberapa bulan kedepannya, lantas bagaimana jika masa garansi ini sudah selesai atau hangus dan bagaimana dengan keadaan motor kita yang rusak ? semua pertanyaan seperti ini pasti pernah diajukan oleh beberapa pembeli ketika motor mereka rusak. Nah sahabat otosemi untuk itu saya membuat artikel ini yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada kalian ketika garansi motor kalian habis apa yang harus kalian lakukan ketika motor kalian rusak. Berikut penjelasannya dari saya, semoga bisa dipahami dengan baik yah.

Tips ketika garansi motor sudah habis atau hangus :

1. Pahami servis yang diberikan

Pertama kali setelah anda membeli motor tentu saja anda akan mendapatkan beberapa garansi baik itu garansi Injeksi jika motor yang kalian beli motor jenis Injeksi. Kemudian setelah itu juga bisa garansi Kelistrikan motor kalian, biasanya untuk jangka waktu 5 Tahun sekitar 50.000 km untuk garansi Injeksi, kemudian untuk kelistrikan sekitar 1 tahun atau hanya sekitar 10.000 km saja. Kemudian garansi mesin yang hanya berlaku 3 tahun saja atau sekitar 30.000 Km, semua garansi yang sudah saya sebutkan tersebut terhitung sesuai dengan tanggal pembelian, jarak dan waktu yang ditempuh setelah itu garansi bisa diberlakukan.

Kalau anda sudah memahami seperti apa garansi yang sudah anda dapatkan dan jika selama garansi belum pernah melakukan servis sama sekali berarti garansi anda akan hangus atau tidak bisa digunakan kembali. Untuk itu garansi motor anda akan habis atau sudah hangus. Mungkin sampai disini anda sudah paham dengan maksud saya, lantas apa saja penyebab lain garansi hilang atau habis ? berikut penjelasannya dari saya.

2. Buku garansi hilang

Tak lain yang menjadi alasan atau penyebab garansi hilang atau hangus yaitu karena buku garansi yang diberikan untuk motor anda hilang atau rusak, hal ini bukan menjadi tanggung jawab dari pihak dealer sendiri, yang pasti pihak dealer sudah memberikan garansi sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan. Untuk masalah jaminan buku garansi hilang itu tanggung jawab dari pemilik sendiri.

3. Kurang memahami buku panduan dan garansi

Namanya saja juga manusia kadang ada yang ingin tahu dan juga ada yang masa bodo, inilah yang menyebabkan garansi motor habis, kenapa ? tentu saja kurang memahami kapan harus melakukan perbaikan servis motor yang gratis dengan memanfaatkan garansi yang ada. Kadang pembeli yang tak mau tahu selalu kehilangan kesempatan untuk mendapatkan servis gratis dari garansi yang diberikan.

4. Bukan bengkel resmi

Kemudian yang ketiga dari Bengkelnya sendiri, dalam memilih bengkel tentu saja kita harus memilh bengkel sesuai dengan jenis atau merk motor yang kita beli baru bisa memberlakukan garansi yang diberikan. Kadang pengendara juga salah melakukan servis motor yang masih bergaransi ke bengkel yang bukan resmi atau hanya bengkel distributor saja.

5. Kesalahan modifikasi

Ternyata pihak dealer juga tidak mau bertanggung jawab dengan kegagalan atau kerusakan yang disebabkan karena adanya modifikasi walaupun garansi masih berlaku, hal ini karena bertentangan dengan suku cadang asli bawaan dari Dealer resmi dan pengguna menggunakan suku cadang palsu atau menambah komponen pada motor yang seharusnya tidak dilakukan. Hal ini bukan menjadi tanggung jawab dari pihak dealer sendiri.

Nah itulah beberapa hal dan juga penyebab garansi habis. Semoga informasi ini bermanfaat. Terimakasih.

Bagikan Yuk :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*



*