Anda Pengguna Motor? Simak Peraturan Baru SIM C Ini!

peraturan baru sim motor

Apakah Anda termasuk pengguna sepeda motor sebagai alat transportasi sehari-hari? Jika ya, pastikan untuk mengetahui informasi ter-update ini. Keputusan terkait peraturan baru SIM C ini resmi dikeluarkan oleh Korlantas Polri pada 9 Januari 2015 kemarin. Peraturan ini akan resmi berlaku pada awal bulan Mei mendatang sesuai dengan Surat Pembaruan bernomor ST/2653/XII/2015.

“Informasi dari Korlantas Polri, ada peraturan baru. Jadi untuk SIM C tidak bisa digunakan untuk semua motor mulai 1 Mei 2016,” ungkap Kombes Risyapudin Nursin, Dirlantas Polda Metro Jaya saat diwawancarai oleh pihak media.

Di dalam peraturan tertulis tersebut diterangkan bahwa ada dua keputusan mengenai klasifikasi SIM C serta batas waktu untuk perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). Berdasarkan peraturan baru SIM C akan dibagi menjadi tiga jenis, yakni golongan SIM C (polos), golongan SIM C1, dan golongan SIM C2. Penggolongan SIM C tersebut berdasarkan pada kapasitas mesin motor atau CC-nya.

Bagi Anda yang memiliki motor dengan kapasitas mesin kurang dari 250 CC, SIM Anda akan digolongkan pada SIM C biasa atau polos, sedangkan bagi pemilik motor dengan kapasitas 250 hingga 500 CC akan digolongkan pada SIM C1. Berdeda lagi dengan pemilik motor yang berkapasitas mesin lebih dari 500 CC, maka akan tergolong SIM C2.

Seperti yang ditambahkan oleh Kombes Risyapudin. “Nantinya SIM C akan terdiri dari tiga jenis, yakni C, C1, dan C2. Rencana tersebut akan direalisasikan pada triwulan pertama 2016. Paling telat April 2016.”

Untuk sosialisasi peraturan baru ini, pihak terkait akan menetapkan tempo mulai dari bulan Februari hingga April mendatang. Diharapkan, saat peraturan baru SIM C ini diterapkan, masyarakat sudah tidak asing lagi dengan pembagian ketiga surat izin mengemudi tersebut.

Selain jenis SIM C yang dibagi menjadi tiga, Peraturan baru Korlantas Polri juga menetapkan batas perpanjangan SIM dan berlaku mulai 1 Januari 2016. Dalam peraturan ini ditegaskan bahwa perpanjangan SIM tidak boleh melewati batas 14 hari sebelum masa berlaku habis. Sedangkan bagi pengendara yang memiliki SIM dengan masa berlaku habis, bisa diperpanjang lagi namun tidak boleh melebihi batas waktu tiga bulan sejak batas terakhir tanggal berlaku SIM tersebut. Jika melewati batas waktu yang sudah ditentukan, maka pengendara harus membuat SIM yang baru.

Dalam peraturan baru SIM C ini juga menuai polemik di kalangan pengamat kepolisian, Indonesian Police Watch (IPW) sebab belum memenuhi aspek legalitas. Peraturan tersebut dinilai tidak mempunyai kekuatan hukum sebab urusan SIM sudah diatur dalam UU LLAJ. Hal ini diungkapkan oleh Netta S. Pane selaku Ketua Presidium IPW.

Pihak IPW juga dibuat semakin berat dalam hal ini karena dikhawatirkan dapat menimbulkan pro dan kontra. Selain itu, IPW lebih menyoroti perihal banyaknya calo yang masih berkeliaran untuk membantu proses pembuatan SIM, khususnya SIM C. Jadi, peraturan baru SIM C hingga saat ini masih belum disambut baik oleh pihak IPW.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*