Ada Apa Dengan  ” Moge ” Tak Sembarang Orang Bisa Menunggangi

OTOSEMI.com- Aturan Baru SIM Untuk Motor Gede. Bagi anda pecinta touring khususnya para pengendara motor, tentu anda mengenal dan memiliki SIM. Ya SIM atau Surat Izin Mengemudi, yang diklasifikasi  menjadi beberapa golongan. Salah satunya SIM C yakni khusus pengendara sepeda motor. Mulai tahun depan klasifikasi tersebut tidak berlaku untuk mengendarai moge, para pemegang SIM diklasifikasikan sesuai  dengan kelompok mesin motor.

Bagi anda yang ingin mengendarai moge alias motor gede harus memiliki keahlian untuk mengendarai kendaraan tersebut, pasalnyacara mengendarai kendaraan yang satu ini tidak sama dengan mengendarai motor bebek, sport ataupun skutik. Dari segi bodynya yang besar dan mesin yang besar tak mudah mengendarai moge. Salah dalam memperhitungkan dalam berkendara  kemungkinan besar terjadi kecelakaan.

Baca ini juga lho? Cara Mudah Hitung Denda Ketika Telat Bayar Pajak Kendaraan. by OTOSEMI.com

Ads

Dengan demikian untuk menghindari hal buruk yang terjadi di waktu mendatang, korps lalu  lintas (kolantas) polri, merencanakan  Surat Izin Mengemudi(SIM) khusus. Diperlukannya SIM Khusus karna membutuhkan keahlian untuk mengendarai moge dengan body dan mesin yang besar kakorlantas polri irjen pol drs. Condro Kirono mengatakan akan merencanakan pembaruan sim khusus bagi kendaraa bermotor. Jika rencana tersebut lancar tidak ada kendala apapun maka, peraturan baru tersebut akan berlaku pada tahun 2016 mendatang.  Jenis sim akan dibedakan sesusai dengan kelompok kapasitas mesin motor itu sendiri dan rencananya akan ada sebanyak tiga jenis SIM kendaraan roda dua salah satu diantaranya adalah SIM C (mesin di bawah 250 cc) kemudian SIM C1 (mesin motor di antara 250 cc hingga 500 cc ) selanjutnya SIM C2 yakni khusus sepeda motor berkapasitas lebih dari 500 cc.

Memang perlu di ketahui dan di garis bawahi mengenai proses permohonan pembuatan SIM sebagai Surat Izin Mengemudi ini baik itu kendaraan roda dua (sepeda motor) maupun roda empat (mobil) itu seharusnya pengendara mengetahui akan hal pentingnya berkendara yang baik di jalanan terutama aturan lalu lintas yang sudah di tentukan. Untuk lebih lanjut tentang rencana tersebut masih belum secara resmi di berlakukan yang mana si pemohon harus memiliki sertifikat dari lembaga bersangkutan dalam hal pelatihan berkendara. Walau kenyataannya belum banyak lembaga pelatihan berkendara yang sudah mempunyai instruktur resmi bersertifikat nasional.

Ads

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*