Warga Jepang Kini Anti BBM, Beralih Ke Mobil Listrik

Warga Jepang Beralih Ke Mobil Listrik- Perkembangan zaman memang selalu berubah-ubah dalam kurun waktu tertentu. Bahkan kini kecanggihan teknologi membuat sebagian warga Jepang menggunakan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Dan pada era masa mendatang tentunya teknologi tersebut akan semakin merambah luas bahkan menjadi trend penggunaan bahan bakar alternatif di dunia otomotif. Perlu di ketahui bahan bakar yang sering di gunakan di jagad ini yaitu BBM yang merupakan hasil dari uairan fosil berjuta-juta tahun silam dan tentunya dalam jumlah yang kini semakin menipis saja.

Selain BBM kini semakin menipis saja di berbagai belahan dunia tentu penggunaan BBM ini lumayan tidak ramah lingkungan, karena polusi yang ditimbulkan akibat penggunaan bahan bakar tersebut. Di era yang modern ini sudah muncul berbagai bahan bakar alternatif antara lain listrik, gas dan lain sebagainya.

Jadi kini pembuatan mobil semakin anti BBM dan beralih ke penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan, serta penggunaan mobil listrik kini sedang dalam masa naik daun di berbagai negara maju di dunia. Bahkan kini produsen mobil juga berlomba menciptakan mobil listrik andalan mereka yang nantinya di pasarkan secara masal.

Dan negara yang kini semakin banyak populasi mobil bertenaga listrik yaitu Jepang. Jepang juga merupakan suatu negara yang paling sukses dalam pemasaran mobil listrik serta pengembangan teknologi terbaru untuk mobil bertenaga listik tersebut. Hal ini dapat di buktikan dengan adanya semakin banyaknya stasiun tempat pengisian mobil listrik di beberapa titik kota di banding dengan stasiun SPBU.

Lebih mengesankan lagi tempat pengisian fast-charger serta pengisian di dalam rumah sudah mencapai hingga 40 ribu unit. Jumlah tersebut lebih banyak di banding stasiun SPBU yang tersebar di negara Jepang hanya 34 unit saja, hal ini tentu menandakan bahwa warga Jepang kini semakin anti BBM.

Penyebab warga Jepang beralih ke mobil listrik memang biaya yang di keluarkan semakin murah saja dan untuk tempat pengisian mobil bertenaga listrik pun semakin mudah di jumpai. Pemerintah Jepang juga telah merencanakan akan membagun banyak infrastruktur untuk mobil listrik di banding menambah jumlah stasiun SPBU.

Pernyataan itu sungguh berbeda sekali dengan di negara Indonesia yang masih ketergantungan bahan bakar dari fosil atau minyak bumi tersebut. Walau sudah banyak mobil listrik bermunculan namun antusias akan hal memilikinya semakin tiada saja. Bahkan kini Pertamina sudah berupaya menciptakan bahan bakar alternatif berupa Diese Emulsion dan Bio-Diese yang merupakan bahan bakar dari lumut. Baca juga Supercar Spano GTA terbaru dan Perkembangan Mobil Otonom Masa Kini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*