Unik! Jalan Raya Malaysia Akan Berlapis Karet

Jalan Raya Malaysia Akan Berlapis Karet

OTOSEMI.com- Jalan Raya Baru di Malaysia Akan Berlapis Karet. Berbicara mengenai infrastruktur jalan antara Indonesia dengan Malaysia sangatlah berbeda sekali, hampir secara keseluruhan. Uniknya jalan raya Malaysia memiliki kontur yang halus, di tambah lagi kualitas aspal yang begitu baik bahkan kondisi permukaan jalan di negara tetangga tersebut hampir tidak ada kerusakan, meski tergenang banjir di saat hujan tiba dan panas terik matahari yang berlebihan. Berbanding terbalik dengan jalan Indonesia yang masih minim infrastuktur khususnya jalan yang berada di kota-kota besar, kondisi permukaan jalan pun semakin parah sebab banyak jalan bergelombang serta lobang jalan maupun retaknya jalan akibat tidak sesuai dengan daya dari jalan untuk di lintasi dengan beban kendaraan yang lalu lalang sehingga akan membahayakan pengguna jalan itu sendiri.

Meski kebanyakan jalan di Indonesia memakai sistem cor ataupun campuran dengan beton yang menurutnya bisa awet dan kuat. Namun tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedangkan di Malaysia untuk lebih memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, mereka dalam waktu dekat akan membuat jalan baru yang terbuat dari perpaduan antara aspal berkualitas tinggi dengan lateks karet, maka dengan demikian akan memberikan kekuatan yang jauh lebih baik dibanding hanya memakai aspal atau beton saja serta umurnya lebih panjang untuk pemakaian pengguna jalan.

Sesuai dengan berita yang di lansir oleh Reuters (26/06/2015), pihak malaysia mempunyai rencana membangun jalan bernuansa baru yang mana 10 persen dari cadangan karet yang ada akan di olah untuk campuran bahan material jalan, maka karet nantinya akan diolah menjadi lateks kemudian di olah kembali agar menjadi butiran-butiran karet serta yang terakhir akan di campurkan dengan aspal berkualitas. Masih menurut Reuters, bahan dari dua campuran itu akan menghasilkan kualitas jalan raya yang lebih baik sekali serta lebih tahan lama dan tidak cepat mengalami kerusakan jalan akibat kondisi cuaca yang silih berganti di tambah beban kendaraan yang melintasinya.

Namun untuk proses pembuatan jalan sepanjang satu kilometer, pihak pemerintahan Malaysia harus menyediakan setidaknya 4,2 ton karet untuk bahan baku campuran. Dengan penggunaan bahan baku baru tersebut, maka akan lebih menguntungkan pemerintah sebab pengeluaran negara menjadi lebih hemat bahkan bermanfaat bagi pengguna jalan di Malaysia. Meski negara tetangga yakni negeri Jiran itu merupakan negara terbesar penghasil karet di dunia yang saat ini menjadi pesaing berat Indonesia. Pada tahun 2015 saja, jumlah produksi karet di sana mencapai 710 ribu ton dan di setiap tahunnya selalu produksi karet berlebihan sehingga dengan adanya rencana pembuatan jalan dengan bahan campuran berupa karet akan lebih mengurangi pasokan karet yang terus menumpuk.

Jalan baru Malaysia berlapisi karet itu sebenarnya sudah bahan pembicaraan yang lama sebab perlu penelitian lebih lanjut tentang dampak penggunaan karet serta efek-efek lainnya. Perlu di ketahui bahwa karet tidak mampu menahan panas berlebih, namun pemerintah malaysia sudah punya cara tersendiri untuk mengatasi hal tersebut, sehingga tidak perlu di permasalahkan. Dan tentunya rencana itu akan berjalan dengan baik ke depan serta segera bisa di pakai oleh pengguna jalan.

Semoga di Indonesia sendiri bisa memanfaatkan sumber daya alam berupa karet untuk bahan baku campuran dengan aspal. Memang secara garis besar di sebagian besar jalan kota-kota masih menggunakan sistem cor beton dan pengerjaannya juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Di tambah lagi penggunaan beton lebih memakan biaya berlebih karena harus menambah bahan berupa koral dan besi sebagai bahan dasarnya. Dengan demikian anggaran pemerintah akan terus membengkak akibat perbaikan jalan.Selain itu kualitas jalanan aspal di Indonesia kini semakin tidak memadahi, apalagi jalanan yang sering sekali di lewati oleh truk maupun bus penumpang yang memiliki beban kendaraan cukup besar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*