Tips rawat aki basah pada motor anda…!!!!

Tampilan Aki Basah Motor

Untuk kendaraan bermotor, aki dibagi menjadi dua jenis yakni aki basah dan aki kering. Dalam kesempatan kali ini, pembahasan akan difokuskan pada penggunaan aki basah. Hal ini karena, perawatan aki basah dinilai lebih rumit jika dibandingkan dengan aki kering. Oleh sebab itu, tips merawat aki basah motor sangat diperlukan untuk menjaga performa aki motor Anda.

Pada umumnya, aki basah 12 volt bisa digunakan hingga maksimum 1,5 hingga 2 tahun, Namun, itu bukan patokan pasti. Semua bergantung bagaimana sang pemilik bisa merawat aki tersebut dengan tepat. Berikut ini empat tips merawat aki basah yang wajib Anda ketahui!

  • Secara Rutin, cek ketinggian air aki

Berbeda dengan aki kering, aki basah berisi air aki sebagai bahan bakar untuk menyimpan listrik pada motor Anda. Anda sangat dianjurkan untuk mengecek ketinggian air aki minimal satu kali dalam satu bulan. Pada bagian motor, aki bisa dibilang terletak di bagian yang tersembunyi, oleh sebab itu banyak orang yang malas untuk melakukan pengecekan. Nah, jika Anda tetap malas mengecek aki, sel-selnya akan mengering dan menyebabkan motor mogok. Jangan lupa pula untuk memilih aki dengan kualitas baik dan merk terpercaya.

Jangan lupa baca : Ayo berantas peredaran oli bekas, Rusaklah botol oli bekasmu….!!!

  • Rajin bersihkan kutub serta kerak pada aki

Keadaan musim yang tak menentu karena sering turun hujan dan kadang panas sangat terik meningkatkan kelembaban aki. Apalagi air hujan yang mengandung asam menyebabkan terjadinya korosi kerak yang ditandai dengan timbulnya warna putih atau hijau muda pda bagian kutub-kutub aki. Semakin bertumpuk kerak tersebut, maka akan menghambat aliran listrik ke mesin motor. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa menggunakan sikat besi atau dengan menggunakan cairan WD40, keringkan kemudian kembali kencangkan bautnya. Pemasangan baut yang kurang kencang dapat menimbulkan percikan api yang tentunya berbahaya.

  • Setiap hari panaskan mesin motor

Ketika hendak dipakai, jangan sampai kendaraan Anda tidak dipanaskan terlebih dahulu. Untuk motor injeksi, Anda hanya membutuhkan waktu satu menit sedangkan untuk jenis motor non-injeksi Anda harus memanaskannya tak kurang dari tiga menit. Jika tak digunakan, tetap panaskan mesin motor Anda. Ini bertujuan untuk melumasi komponen yang ada di dapur pacu serta untuk mengisi kembali daya listrik di aki Anda.

Jangan lewatkan ulasan : Apa saja manfaat memanaskan mesin kendaraan, Intip yuk?

  • Perhatikan fungsi regulator mesin Anda

Tips merawat aki yang terakhir adalah dengan menjaga fungsi regulator agar senantiasa bekerja dengan baik. Jika Anda menemukan aki bermasalah namun tidak ada masalah dengan akinya, mungkin masalahnya ada pada regulator atau kiproknya yang tak berfungsi dengan baik. Selain itu, tanda lainnya adalah jika lampu Anda sering putus. Cara untuk mngatasinya hanya dengan diganti.

Itulah 4 tips merawat aki basah motor yang tentunya tidak sulit dan tetap bisa dilakukan di rumah. Semoga tips yang dibagikan kali ini bisa bermanfaat bagi Anda, khususnya bagi Anda yang memiliki kendaraan yang dilengkapi dengan aki basah. Baca juga Cara yang tepat untuk memilih velg bekas berkualitas.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*