Tips Membeli Helm yang Cocok agar Selalu Aman Saat Berkendara

Tips Membeli Helm
Tips Membeli Helm

Tips Membeli Helm – Helm merupakan bentuk perlindungan tubuh yang dikenakan di kepala dan biasanya dibuat dari metal atau bahan keras lainnya seperti kevlar, serat resin, atau plastik.

Helm biasanya digunakan sebagai perlindungan kepala untuk berbagai aktivitas pertempuran (militer), atau aktivitas sipil seperti olahraga, pertambangan, atau berkendara. Helm dapat memberi perlindungan tambahan pada sebagian dari kepala (bergantung pada strukturnya) dari benda jatuh atau berkecepatan tinggi.

Mungkin bagi sebagian besar pengendara motor sudah mengetahui fungsi dan kegunaan helm. Selain untuk menahan terpaan angin, helm juga memiliki fungsi yang jauh lebih mulia, yaitu menyelamatkan jiwa pemakainya jika terjadi kecelakaan. Salah satu syarat yang harus dipenuhi dari helm standard di Indonesia adalah adanya logo SNI yang tertempel atau tercetak di helm tersebut.

Ada sebagian orang yang beranggapan bahwa menggunakan helm itu untuk apa? membuat rambut jadi kacau , berangtakan,membuat kepala gerah, tidak terlihat cool dan masih banyak lagi anggapan orang orang yang belum tahu fungsi dan manfaat dari menggunakan helm motor.

Tips Membeli Helm
Helm Half Face

Namun, tahukah anda bahwa banyaknya kecelakaan sepeda motor, salah satunya karena pengendara tidak menggunakan helm. Namun tidak sembarang helm bisa dipakai untuk menghindari benturan disaat terjadi kecelakaan. Ini ciri-ciri helm yang layak digunakan sesuai dengan standar nasional indonesia (SNI). Berikut ini Tips Membeli Helm agar anda selalu aman saat berkendara:

1. Bahan helm harus memenuhi ketentuan:  Dibuat dari bahan yang kuat dan bukan logam. Bahan pelengkap helm harus tahan lapuk, tahan air dan tidak dapat terpengaruh oleh perubahan suhu. Bahan-bahan yang bersentuhan dengan tubuh tak boleh terbuat dari bahan yang dapat menyebabkan iritasi atau penyakit pada kulit.

2. Sesuaikan ukuran helm yang ingin anda beli dengan kepala anda , yakni apa bila helm yang ingin anda beli tersebut sudah menekan bagian pipi dan dahi maka helm tersebut sudah bagus. Jangan menggunakan helm motor yang terlalu sempit dikepala ,untuk tanda helm yang sempit yaitu saat digunakan akan terasa tertekan oleh busa pada bagian kanan dan juga kiri helm,selanjutnya tahan selamat 30 detik (saat digunakan ) jika pada bagian pelipis terasa sakit itu tandanya helm tersebut terlalu sempit.

3. Tempurung terbuat dari bahan yang keras. Tidak menyatu dengan pelindung muka dan mata serta tidak boleh mempunyai penguatan setempat.

4. Pilih jenis helm yang tidak terlalu berat alias ringan untuk digunakan. Kenyamanan helm juga perlu di perhatikan saat menggunakan helm , jika bobot helm terlalu berat walaupun helm tersebut bagus tentunya gak akan nyaman digunakan.

5. Helm harus dilengkapi dengan pelindung telinga, penutup leher, pet yang bisa dipindahkan, tameng atau tutup dagu.

6. Pilih Kaca Helm atau orang menyebut dengan istilah visor yang bening , sehingga saat helm tersebut digunakan berkendara maka tidak akan menjadi penghadang/penghalang saat malam hari.

Untuk Ukuran helm mungkin bisa melihat panduan dibawah ini  (diukur dari lingkat kepala):

  1. S : 55-56 cm
  2. M : 57-58 cm
  3. L : 59-60 cm
  4. XL : 61-62 cm

Jadi intinya, selalu gunakan helm saat anda berkendara baik menempuh jarak jauh, menengah atau pun dekat. Tujuan dengan menggunakan helm yaitu karena kita tidak akan pernah tahu nasib kita ke depan saat menggunakan motor jadi apa salahnya untuk mempersiapkan keamanan. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Anda juga bisa memilih helm yang sesuai dengan kebutuhan dan juga kemampuan, tidak bermerk pun tentunya tidak masalah yang penting sudah ada logo SNI nya yang pasti ada

Itulah beberapa Tips Membeli Helm. Semoga dapat bermanfaat bagi anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*