Terkendala Pajak Besar, Yamaha R3 Tidak Dijual Ke Indonesia

yamaha r3 tidak dipasarkan ke Indonesia karena terbentur pajak

Yamaha Indonesia Ungkap Alasan Tidak Jual Motor Sport Yamaha R3- Menjadi salah satu pabrikan sepeda motor yang cukup aktif memproduksi sekaligus menciptakan model motor baru, sebut saja Yamaha. Ternyata belum lama ini telah memasarkan produk motor sport kelas 250cc yang cukup di segani oleh kalangan pecinta motor dunia, yaitu Yamaha YZF-R3. Meski pada kenyataan pihak PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) tidak memboyong sosok motor Yamaha R3 ini ke pasaran otomotif Tanah Air. Lantas, tentunya anda akan bertanya-tanya, mengapa motor baru Yamaha R3 tidak di jual ke Indonesia tapi malah di lepas ke pasaran motor India?

Perlu diketahui Yamaha YZF-R3 atau Sportbike R3 yang kini lebih di kenal dengan sebutan Yamaha R3. Baru-baru ini mengkonfrimasi mengenai hal tersebut yang di ungkapkan oleh Mohammad Masykur selaku Asistant GM Marketing PT. YIMM bahwa motor seri R3 buatan Yamaha itu merupakan hasil rakitan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

“R3 yang masuk pasar India memang hasil produksi YIMM sehingga tidak termasuk motor CBU melainkan motor CKD (Completely Knock Down). Dan pihak kami untuk saat ini sudah memulai proses pengiriman, pada dasarnya kami mengikuti aturan yang berlaku di sana,” ujar Masykur.

Meski proses ekspor ke India sudah berjalan dan akan segera tuntas, tapi pihak YIMM masih enggan sekali memasarkan produk motor sport kelas 250 cc yang bernama Yamaha R3. Alasan utama mereka tak lain di karenakan masalah harga jual yang relatif tinggi yang di akibatkan oleh adanya pajar besar dari pemerintah terhadap motor berkapasitas di atas 250 cc yaitu sekitar 60 persen dari harga jual normal. Itulah yang melatar belakangi motor sport jenis full fairing pada Sportbike R3 tidak di pasarkan ke Indonesia.

“Sebenarnya strategi pemasaran sudah ada, tapi itu di laksanakan kapan dan di mana masih dalam pertimbangan kami. Tapi kiranya sudah jelas apabila kita jual Yamaha R3 seharga Rp 53 juta dan itu juga belum termasuk pajak 60 persen yang hasilnya saja tambah Rp 30, untuk total keseluruhan sendiri saja sudah senilai Rp 80 juta. Kemudian saatnya kembali lagi ke konsumen itu sendiri, kira-kira mau membeli dengan harga relatif mahal itu apa tidak,” jelas Masykur.

Memang pada kenyataan kini motor sport kapasitas di atas 250cc yang di pasarkan ke Indonesia akan terkena dampak pajak motor sebesar 60 persen. Diketahui Yamaha R3 buatan Indonesia itu saja sudah menggendong mesin twin silinder berteknologi pensuplai fuel injeksi dengan kubikasi mesin mencapai 321 cc. Dan di kawinkan dengan transmisi jenis manual enam percepatan, sehingga mampu menyemburkan tenaga sebesar 42 PS dan torsi maksimal 29,6 Nm. Bahkan tangki bahan bakar Sportbike R3 di desain kembali agar mampu menampung sebanyak 14 liter. Selain itu juga dilengkapi adanya piston racing, rem cakram depan belakang, carburized conrods, serta direct drive camshaft. Baca juga Spesifikasi Yamaha R3.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*