Tata Cara Merawat Radiator Sepeda Motor dengan Mudah

cara merawat komponen radiator dengan benar

Inilah Tips Merawat Radiator Motor Secara Praktis- Perkembangan zaman juga mempengaruhi berbagai sektor industri terutama pada produk kendaraan roda dua. Dengan semakin canggihnya suatu teknologi yang tercipta maka akan lebih memberikan tingkat kenyamanan bagi pengendara. Salah satu perubahan yang di maksudkan ialah sistem pendingin sepeda motor yang notabene kini sudah terbagi menjadi tiga jenis di antarannya pendingin oli, pendingin cairan dan pendingin udara. Ketiga sistem pendingin motor itu juga memiliki kelebihan masing-masing yang perlu anda ketahui lebih jelasnya agar dapat menambah wawasan mengenai sistem pendingin sepeda motor.

Namun kini anda perlu mengetahui dari tahun ke tahun sosok sistem pendingin oli semakin ditinggalkan oleh pabrikan sepeda motor sebab kurang efektif dan lebih beralih ke penggunaan sistem pendingin berupa cairan dan udara yang diklaim lebih mampu memberikan kesejukan pada mesin. Meski pada kenyataan seperti itu cukup di sayangkan sekali bahwa beberapa di antara pemilik sepeda motor masih kurang faham akan hal cara merawat radiator motor dan masih banyak pula yang menyepelekan komponen tersebut. Pasalnya dilapangan banyak kasus yang terjadi yakni membiarkan saja sistem radiator yang tidak berfungsi secara optimal yang bisa membuat mesin menjadi cepat rusak akibat overheat.

Sebenarnya merawat radiator motor itu mudah sekali dan anda pasti bisa melakukannya di rumah. Dan sebelumnya harus mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan serta cairan khusus untuk radiator. Sehingga saat dilepas anda perlu meneliti lebih dahulu sirip-sirip penampang radiator, apabila dalam kondisi aus atau ada bagian yang bengkok akibat terganjal kerikil maupun salah ketika mencucinya yang di sebabkan oleh tekanan semprotan air yang teramat kencang. Maka sebaiknya ganti dengan yang baru karena radiator yang sirip-siripnya bengkok sudah tak layak untuk dipakai.

Tapi bila kebengkokan sirip radiator itu tidak terlalu parah, bisa anda luruskan dengan cara menggunakan pinset namun jangan terlalu kuat sebab malah bisa merusak bagian tersebut yang nantinya berdampak pada peforma dari radiator kurang optimal. Sementara itu untuk menghindari adanya kerusakan pada sirip radiator sebaiknya gunakan cover radiator yang kini sudah banyak tersedia di toko-toko spare part sepeda motor atau bengkel resmi.

Fungsi utama radiator ialah sebagai pencegah adanya overheat pada mesin sebab komponen radiator ini kinerjanya memberikan kesejukan untuk mesin agar tetap dalam kondisi suhu mesin yang stabil atau normal. Bahkan mesin kini sangat sensitif sekali pada perubahan suhu yang tidak menentu yang membuatnya tidak mampu bertahan dengan baik. Sehingga disarankan bagi pemilik sepeda motor khususnya yang memiliki kapasitas mesin yang besar sebaiknya pemeriksaan pada radiator perlu dilakukan secara berkala.

Kerusakan pada radiator ini sering terjadi akibat terdapat kotoran atau lumpur disela-sela radiator yang membuat siklus angin tidak bisa optimal. Apalagi pada sosok motor sport dengan sistem pendingin berada di bawah akan sering terkena kotoran saat terjadi musim hujan. Sehingga lakukan pencucian radiator menggunakan air mengalir agar kotoran yang menempel dapat terlepas dengan sendirinya. Namun bila kotoran itu sulit dihilangkan maka bersihkan memakai sikat gigi.

Selain itu juga cek kondisi tabung cairan cadangan atau yang dikenal dengan reservisor, anda perlu memastikan air yang ada di dalamnya tidak melewati batas garis low. Apabila berada pada garis low sebaiknya tambahkan menggunakan cairan khusus radiator secukupnya. Hindari penambahan dengan air bersih biasa ini justru sangat “tidak direkomendasikan” oleh para pabrikan sepeda motor karena akan lebih cepat membuat mesin motor menjadi karatan dan kinerjanya tidak maksimal.

Dan setiap anda melakukan servis kendaraan roda dua di bengkel resmi alangkah baiknya anda meminta kepada mekanik untuk memeriksa bagian radiator agar lebih jelas diketahui apakah radiator bocor atau tidak. Kasus yang biasa terjadi ini kebocoran di akibatkan oleh selang radiator yang sudah cukup aus. Parahnya lagi bila semua komponen sudah terpasang namun radiator tidak bekerja dengan semestinya ini besar kemungkinan akibat kerusakan pada kipas radiator. Untuk itu lakukan perawatan semua komponen radiator termasuk selang dan kipas yang terkena debu bersihkan memakai kain lap bersih.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*