Spooring dan Balancing: Lakukan Ini Pada Ban Anda! (Part I)

ketahui penyebab ban mobil tak seimbang

Salah satu komponen mobil yang penting dan tentu saja mempengaruhi kenyamanan Anda saat berkendara adalah ban. Berbeda dengan kendaraan beroda dua, mobil yang beroda empat lebih rawan jika mengalamai perubahan posisi pada bannya. Ditambah lagi dengan keadaan jalanan Indonesia yang bisa dibilang cenderung tak baik. Entah itu karena lubang, jalan yang berdebu, polisi tidur yang terlalu tinggi, dan lain sebagainya. Keadaan tersebut membuat bertambahnya risiko perubahan presisi pada roda mobil. Nah, jika mobil sudah mengalami presisi ban, Anda perlu melakukan spooring dan balancing.

Apa sih yang disebut dengan spooring dan balancing? Bagi Anda yang masih belum tahu, spooring adalah penyetelan kaki-kaki (ban/roda) mobil agar dapat sesuai dengan spesifikasi pabrik. Ini dilakukan agar keadaan mobil kembali lurus seperti semula. Fungsi balancing dilakukan untuk menganalisis putaran roda apakah dalam jumlah normal per menitnya normal serta untuk mengetahui getaran pada mobil akibat beban yang diterima oleh ban.

Pada kesempatan kali ini, kita akan mengulas beberapa hal mengenai spooring dan balancing, yaitu apa saja tanda-tanda mobil yang harus di-spooring dan balancing, berapa biaya yang dibutuhkan untuk melakukan spooring dan balancing, serta hal apa saja yang bisa Anda lakukan agar mobil tetap hyman dan aman saat digunakan terkait dengan spooring dan balancing tentunya. Berikut ini akan dibahas terlebih dahulu ciri-ciri mobil yang bannya harus di-spooring dan balancing.

1.Setir mobil yang sudah terasa berat

Ciri pertama ketika mobil Anda butuh dilakukan spooring dan balancing adalah setir yang saat digunakan terasa berat dan sedikit bergetar. Ciri ini merupakan ciri yang sangat umum dan bisa menjadi pertanda bagi Anda. Mengapa bisa demikian? Sebab, roda bagian depan mobil langsung berkaitan dengan sistem kemudi. Hal ini dapat memicu keausan roda depan dibanding dengan roda belakang. Jika sudah demikian, langsung bawa ke bengkel saja, ya Sobat Oto!

2. Mobil cenderung bergerak ke salah satu arah
Ciri yang kedua masih ada hubungannya dengan ciri pertama, yakni jika mobil Anda cenderung mulai berpacu pada satu arah. Bagaimana cara mengetahuinya? Cobalah berkendara di jalan lurus dan datar dengan permukaan jalan yang tidak rusak. Pacu mobil dengan kecepatan sedang, kemudian cobalah untuk melepas setir kemudi mobil. Jika perlahan-lahan ban Anda berbelok baik ke kanan maupun ke arah kiri, maka itulah gejalanya mobil Anda butuh di-spooring dan balancing.

3. Ausnya ban yang tak seimbang
Anda juga bisa melihat keadaan ban mobil apabila ada keausan yang tidak seimbang. Artinya, keausan antara satu ban dengan ban yang lainnya berbeda. Biasanya, jika mobil memang membutuhkan spooring dan balancing, maka ban yang ada pada bagian depan lebih aus jika dibanding dengan ban bagian belakang atau bagian ban yang setirnya dirasa cenderung condong dan berat. Hal ini dapat Anda lihat dari bulu atau tapak ban yang mulai menipis.

Itulah tiga ciri ban mobil yang membutuhkan spooring dan balancing. Nah, sekarang apa saja sih yang perlu Anda periksa agar mobil senantiasa nyaman dan berjalan sebagaimana mestinya? Penasaran? Jangan lewatkan pembahasan mengenai hal tersebut di artikel selanjutnya yang berjudul “Spooring dan Balancing: Lakukan Ini Pada Ban Anda (Part II)”.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*