Wow, SIM Akan Diblokir Jika Tak Kunjung Urus Berkas Tilang !

SIM akan Diblokir Bila Berkas Tilang Tidak Segera Diurus

Polisi Akan Segera Blokir SIM Bila Berkat Tilang Tak Kunjung Diurus – Kini regulasi terbaru mengenai tindak tilang masih diperbincangkan oleh Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum (Subdit Bin Gakkum), Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Diketahui regulasi paling baru ini membahas tentang kebijakan pemblokiran berkas tilang apabila yang bersangkutan tidak segera mengurusnya.

“Berkas tilang kendaraan bermotor yang telah melakukan tindak pidana pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan, bila tak kunjung diurus maka bukan tidak mungkin akan diblokir”, ucap AKBP Budianto, Ssos. MH, selaku Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, dikutip dari laman Otomotifnet.

Pemblokiran itu dilakukan karena latar belakang kini banyak ditemui berkas tilang yang sudah divonis serta memperoleh ketetapan hukum dari Kejaksaan, hingga saat ini masih saja belum diambil oleh pelanggar lalu lintas tersebut. Itulah inisiatif yang perlu dilakukan oleh Kepolisian menurut AKBP Budianto.

Adapun mengenai surat tilang warna biru masih belum dapat diterima oleh Pengadilan Negeri dikarenakan pelanggar lalu lintas belum sedia memenuhi kewajiban titip uang denda ke Bank setempat yang telah ditetapkan.

“Berdasarkan banyaknya data berkas tilang telah dapatkan vonis, namun mengenai barang bukti hingga saat ini belum diambil oleh pelanggar sejak tahun 2014 silam saja sudah terkumpul 385.768 buah. Sedangkan tahun 2015 lalu sebanyak 505.764 buah. Dari data tersebut disimpulkan bahwa terjadi tren peningkatan pelanggar lalu lintas di tahun berikutnya”, ujar AKBP Budianto.

Selain itu surat atau slip tilang berwarna biru juga akan diberlakukan pemblokiran atas berkas tilangnya. Dengan begitu kini pihak Kepolisian telah meluncurkan ultimatum kepada semua pelanggar untuk segera mengambil ataupun mengurus berkas tilang yang sampai saat ini masih tertahan. Dan apabila pelanggar juga tak kunjung mengurus berkas tilang, maka kebijakan Kepolisian memblokir berkas tersebut akan berlaku termasuk STNK atau SIM yang ditahan.

“Banyak sekali tilang dengan surat berwarna biru masih belum bayar. Contohnya saja di Polres Bandara Soekarno Hatta belum dikirim ke Pengadilan Negeri (PN) sejumlah 251 berkas. Alasannya tak lain karena pelanggar belum menitipkan denda tilang ke Bank”, ungkap AKBP Budianto.

Sementara itu, kini pihak Kepolisian sendiri sudah memberikan waktu tenggang bagi pelanggar lalu lintas untuk mengurus berkas tilang selama kurang lebih satu minggu, sejak pasca sidang tilang sudah ditetapkan oleh Pengadilan Negeri. Dan apabila pelanggar masih saja tidak mengurusnya atau berkas tilang sudah lewat waktunya, konsekuensi pilah Kepolisian siap memblokir STNK atau SIM yang telah ditahan kemudian akan mengirimkan catatannya ke Samsat atau Satpas setempat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*