Si Matic Takut Air

si motor matic takut air

OTOSEMI.com- Bagi pengendara sepeda motor matic sebaiknya mengetahui apa kelebihan serta kelemahannya. Apalagi bila kendaraan tersebut sebagai partner kerja dan sarana aktivitas kita sehari hari. Jangan sampai kendaraan kita tiba tiba mogok di jalan tanpa tahu apa penyebabnya. Terutama pada saat musim hujan tiba dimana banyak genangan air di jalan yang sering mendatangkan masalah bagi pengguna sepeda motor. Pengendara tidak bisa selalu menghindari banjir karena hujan bisa terjadi dimana saja.

Motor matic memang nyaman dan mudah dikendarai terutama bagi pemula. Selain itu matic jelas lebih lincah dengan wheelbase pendek motor ini cocok untuk jalanan aspal padat maupun bergelombang.

Akan tetapi setelah dilakukan beberapa tes ternyata motor manual lebih irit 10 % dibanding motor manual dalam hal konsumsi bahan bakar. Keandalan mesin matic ternyata kalah daripada motor manual. Tapi bagi pecinta matic tak perlu risau karena dengan perawatan yang benar motor matic tetap awet.

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan bagi pengendara kendaraan matic diantaranya jangan terlambat untuk mengisi bensin, jika indikator sudah menunjukkan bensin akan habis segeralah menuju pom bensin untuk mengisi bensin dan hindari bensin oplosan yang banyak dijual di pinggir jalan. Biasakanlah untuk mengecek tekanan angin pada ban motor sehingga kita tetap nyaman di jalan. Selama berkendaraan kecepatan sebaiknya dijaga tetap stabil kurangi memperinkan gas. Demikian tadi hal-hal yang harus diperhatikan didalam perawatan matic pada kondisi normal.

Sedangkan pada kondisi basah atau hujan matic memang memerlukan perhatian ekstra. Meskipun belakangan ini banyak dipromosikan produk matic yang “katanya” tahan air tapi fakta membuktikan sebaliknya.. Hindari resiko mogok ditempat genangan banjir yang tentu sangat merepotkan.

Saat kehujanan kita tidak bisa menghindari motor matic untuk tidak terkena hujan dan basah. Oleh karenanya ada bagian matic yang harus dijaga tetap kering dan bersih dari lumpur maupun kotoran. Terutama untuk komponen komponen utama seperti roller dan CVT, kipas pada sistem pendingin, filter udara dan karbu. Kalau motor terlanjur menerjang air dan mesin mati usahakan untuk mencari tempat yang kering jangan memaksakan diri melalui banjir karena akan menyebabkan komponen-komponen listrik korslet. Kalau CVT, kipas dan filter sudah terlanjur basah usahakan untuk mengeringkan dan menguras sistem pendingin.

Untuk pengendara wanita sebaiknya segera mencari bengkel motor terdekat dan tidak perlu panik. Kalau memungkinkan lebih baik mencari jalan alternative lain sebelum anda terkena masalah. Hal terpenting yang perlu dicatat adalah hindarkan kendaraan matic anda dari air hujan, serta jangan lupa untuk melakukan perawatan rutin seperti selalu memanaskan mesin setiap pagi, ganti oli sesuai jadwal, jangan lupa membawa jas hujan dan selalu hati hati dalam berkendaraan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*