Penting! Ketahuilah Modus Razia Polisi Tak Resmi

Razia Polisi Resmi atau Tidak- Sebagai pengguna jalan yang baik, tentu mentaati peraturan yang berlaku di area lalu lintas menjadi suatu kewajiban bagi semua pengendara baik itu mobil ataupun motor. Bahkan pengguna jalan biasanya cukup akrab dengan razia dari Kepolisian. Memang razia kendaraan di jalanan merupakan agenda rutin dari rekan Satuan Lalu lintas (Satlantas) bertujuan untuk menertibkan pengguna jalan yang melanggar aturan agar bisa lebih disiplin. Sehingga bagi anda yang telah tertib berlalu lintas serta membawa kelengkapan berkendara baik itu SIM (Surat Izin Mengemudi) dan STNK (Surat Tanda Nomer Kendaraan) pastinya tidak perlu khawatir saat berhadapan langsung dengan razia kendaraan dari Kepolisian.

Razia kendaraan ini memang cukup membantu kita dalam hal menemukan kendaraan yang hilang karena di curi oleh orang tak bertanggung jawab. Namun kini razia kendaraan oleh sebagian oknum-oknum nakal di jadikan sebagai ajang mencari uang tambahan atau yang biasa di kenal dengan “ceperan polisi nakal”. Hal ini memang sudah menjadi suatu rahasia umum, dan kejadian ini kerap membuat para pengguna jalan semakin resah dengan razia Ilegal Kepolisian dari salah satu oknum nakal, seperti apa modus razia ilegal polisi ini simak ulasan berikut ini..??

Belum lama ini telah di beritakan bahwa ada razia polisi ilegal yang di selenggarakan oleh empat anggota Polsek Tembalang, Semarang, Jawa Tengah. Moment yang tidak resmi itu ternyata mendapat sanksi berat oleh pihak berwenang, yang mana telah tertangkap basah saat mengadakan razia lalu lintas di luar batas wilayah hukumnya. Di ketahui para oknum polisi nakal ini menggelar razia kendaraan tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Temanggung dan Semarang. Dan berdasarkan peraturan kepolisian yang telah berlaku, keempat anggota polisi itu telah melanggar etika disiplin lalu lintas.

Dengan adanya modus kejadian razia ilegal ini, seorang pengamat Kepolisian yang bernama Bambang Widodo Umar kini menghimbau bagi seluruh masyarakat pengguna jalan  agar tidak terkecoh saat razia kendaraan di lakukan oleh pihak kepolisian. Perhatikan secara teliti sebab razia kepolisian yang resmi ini pada umumnya memiliki kekuatan hukum yang kuat dan tertera pada surat perintah yang telah di buatkan, sehingga para pengendara berhak mengetahuinya.

Jangan sampai anda menjadi korban razia tak resmi tersebut, yang mana di adakan oleh segelintir oknum nakal demi mendapat keuntungan bagi dirinya, atas dasar kesalahan pengendara yang tidak lengkap membawa surat-surat alias motor bodong ataupun di sebabkan oleh kendaraan tidak sesuai standart.

Sesuai pernyataan Bambang yang berujar bahwa kalau razia itu resmi pasti ada surat perintah target operasi (razia) dengan begitu tentu jelas kapan waktu dimulai sampai selesainya, kemudian tempat operasi hingga biaya yang telah di keluarkan. Sehingga razia kendaraan resmi ini pasti terorganisir dengan baik serta terstruktur. Oleh sebab itu ada sasaran yang bakal di lakukan dalam hal razia ini, sebaiknya anda menanyakan “ini operasi atau apa pak?” tidak ada rahasia yang di sembunyikan sebenarnya.

Hal tersebut diperkuat dengan Pasal 13 PP 42/1993. Peraturan tersebut menyebutkan bahwa pemeriksa yang melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan wajib dilengkapi dengan surat perintah tugas yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.

So, seperti apapun itu bentuk ataupun modus razia tak resmi oleh oknum nakal. Jika anda seorang pengendara pengguna jalan yang tertib dan membawa surat kendaraan lengkap. Maka, perjalanan anda untuk menempuh tujuan akan tetap terjaga dengan aman-aman saja. Selamat berkendara dan selalu disiplin mentaati rambu lalu lintas..!!!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*