Mesin Kendaraan Susah Distarter? Ini Penyebabnya! (Part 3)

Hi Sobat Oto! Apa kabr Anda hari ini? Semoga sehat selalu ya. By the way, pada kesempatan kali ini kita akan menyambung pembahasan mengenai mesin susah distarter. Jika pada dua artikel pertama telah dibahas mengenai komponen terkait dengan kelistrikan yang memungkinkan jadi penyebab mesin susah dinyalakan, kali ini pembahasan akan dilanjutkan dengan pembahasan dari artikel yang ke dua yakni tentang bagian mesin yang harus dicek saat mobil atau motor Anda tiba-tiba saja tak mau dihidupkan.

  • Karburator

Karburator merupakan tempat dimana bahan bakar baik bensin maupun solar bercampur dengan udara di dalam mesin pembakaran dalam. Jika mobil atau motor Anda masih menggunakan karburator, jangan lupa untuk mengecek karburator kendaraan Anda saat sedang tak mau dihidupkan. Karburator yang jarang dibersihkan atau karena penyetelan angin yang tak sesuai dapat membuat mesin susah distarter akibat pembakaran yang tidak baik.

  • Pompa bensin

Pompa bensin atau fuel pump merupakan salah satu komponen yang terdapat dalam sistem bahan bakar pada sebuah mesin pembakaran termasuk pada kendaraan. Pompa yang berfungsi untuk mengalirkan bahan bakar dari tangki bahan bakar ini harus senantiasa dikontrol agar mesin tetap bisa dihidupkan. Hal ini karena jika pompa bensin ini tak mengalirkan bensin dengan baik akan menyebabkan karburator tak bisa hidup.

  • Busi, Kabel Busi, Koil

Jika berbicara soal busi, kabel busi, dank oil tentunya kita sedang berbicara soal ksistem pengapian pada mesin. Ketiga komponen tersebut bertanggung jawab untuk menyediakan percikan api yang selanjutnya akan membakar bahan bakar dengan udara sehingga mobil atau motor Anda bisa bergerak. Jika komponen pengapian ini salah satunya saja tak berfungsi, pastilah masalah mesin susah distarter akan menimpa Anda.

  • Bushing CDI

Bagi Anda yang masih asing dengan istilah “Bushing CDI” merupakan dudukan pulser atau magnet CDI. Kerusakan pada komponen ini juga salah satu penyebab mesin susah distarter, karena bila posisi bushing CDI berubah sedikit saja bisa merubah posisi pulser. Ini berpengaruh pada waktu pengapian dan putaran mesin . Jika Anda tak bisa melakukan pengecekan di rumah, Anda bisa pergi ke bengkel untuk meminta teknisi membetulkannya kembali.

Itulah akhir dari serial artikel bersambung tentang mesin susah distarter. Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa, jika memang Anda tak mahir dalam persoalan mesin kendaraan lebih baik membawa kendaraan bermotor ke ahli yang tau tentang otomotif, biar tak salah kaprah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*