Maukah, Anda Berkendara Ribuan Kilometer Tanpa Sopir..?

Kemampuan Mobil Otonom Akan Diuji Jarak Jauh- Teknologi dunia mobil yang kini kian berkembang semakin pesat membuat para produsen mobil menciptakan hal baru yang lebih menarik dan tentu bisa mengait banyak konsumen. Teknologi ini ialah teknologi otonom atau mobil tanpa sopir yang kini kian lama semakin di perbincangkan dunia otomotif. Kabarnya teknologi otonom ini bakal di persembahkan untuk mobil masa depan super canggih. Berita terbaru mengenai project yang menjanjikan ini adalah mobil otonom mampu di ajak berpegian jarak jauh. Bahkan, tanpa sopir jadi anda hanya duduk manis di dalam mobil sambil melakukan aktifitas lain, menyenangkan sekali kan?

Beberapa waktu lalu pun teknologi mobil tanpa pengemudi ini sudah bisa welcome ke negara tertentu, masih ada dua negara yang mengizinkan project ini di uji coba di jalanan yaitu negara Inggris dan Dubai. Di ketahui uji coba ini ternyata masih melalui tahap pertama yakni perjalanan jarak dekat. Hal ini ternyata kemajuan mobil otonom bakal di percepat dengan adanya pabrikan Delphi Automotive yang mengajukan sosok mobil Audi Q5 yang telah dikonversikan ke mobil kemudi otomatis mulai dari San Fransisco ke New York City, jarak tempuh yang di ujikan ini lebih dari 5.600km. Kabarnya perjalanan ini memakan waktu sekitar depalan hari mulai start pada tanggal 22 Maret 2015 lalu.

Namun perjalanan yang jauh ini masih tetap ada penumpang atau manusia di dalamnya. Penumpang yang berada di dalam mobil otonom Audi Q5 ini di beri tugas sebagai alih ambil kemudi di saat melewati jalan sempit serta mengamati kondisi jalan sekitar. Lebih canggihnya mobil ini juga telah di persenjai dengan empat unit radar jarak pendek, enam unit laser pengukur jarak tempuh dan tiga unit kamera. Memang ketiga sistem pendukung yang di sematkan ke Audi Q5 ini sama persis dengan mobil otonom lainnya.

Dhelpi Automotive sebagai salah satu perusahaan yang mempunyai misi untuk menguji kemampuan teknologi mobil tanpa sopir ini, walau telah berhasil dengan menempuh jarak ribuan kilometer, pihak Dhelpi sendiri masih berkeinginan untuk melanjutkan lagi kemampuan mobil otonom yang bakal masuk jalur perjalanan lebih jauh lagi. Dengan catatan jika misi mobil otonom ini bisa berhasil seperti tahap jarak dekat, dapat di pastikan bukan sebuah mimpi lagi bisa berkendara kemana-mana dengan jarak lebih jauh tanpa sopir.

Project mobil otonom ini juga bisa lebih menghemat tenaga pengemudi, dan lebih menyenangkan sekali. Selain bakal di uji untuk jarak tempuh lebih jauh lagi juga masalah dukungan percepatan mobil canggih otonom. Kerjasama yang terjalin antara perusahaan pembuat chip komputer–Nvidia dan Dhelpi Automotive yang melalui perangkat komputer eksperimental ialah untuk project jarak jarak. Sebuah komputer ini memungkinkan adanya proses pembelajaran sang mobil otonom dari pengalaman sebelumnya, jadi tidak hanya bergantung melalui perangkat sistem yang di atur.

Dengan cara ini di pastikan mobil otonom akan semakin cerdas layaknya sang mobil robot yang di perbaharui lebih canggih lagi, serta peforma kemampuan mobil otonom ini mungkin bisa menyamai cara manusia mengemudikan dengan lihai sebab telah belajar dan belajar mempelajari jalanan di berbagai situasi yang ada, namun mobil pintar si otonom ini lebih sigap daripada pengemudi pada umumnya.

Ke cerdasan yang di miliki oleh mobil tanpa sopir ini telah di reka si Nvidia yang mana dapat membuktikan bahwa mobil otonom bisa membedakan antara kebutuhan penting pengereman. Hal ini terbukti mobil mampu berhenti saat ada objek mau melintasi depannya seperti ada hewan melintas atau manusia melintas, bukan berhenti hanya untuk selembar kertas yang telah tertiup oleh angin.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*