Kopling Sepeda Motor Selip, Ini Penyebabnya?

OTOSEMI.com- Penyebab Utama Kopling Sepeda Motor Selip dan Cara Mengatasinya Dengan Mudah. Telah kita ketahui bersama bahwa perkembangan dunia otomotif cukup pesat dan tentunya semakin canggih serta mudah cara pengoperasiannya. Termasuk juga pada segmentasi sepeda motor atau kendaraan roda dua yang sudah banyak beredar di pasaran. Nah, sepeda motor kali ini ternyata telah memiliki dua pilihan transmisi di antaranya adalah transmisi manual dan transmisi otomatis. Dan trend transmisi otomatis terbaru ini telah di aplikasikan pada motor jenis matic, sedangkan yang manual tetap di sandang oleh motor jenis selain matic seperti motor bebek, motor sport, motor gede dan lain sebagainya.

Berbicara mengenai sepeda motor tentunya tak luput dari problem yang sering di alami oleh masing-masing jenis sepeda motor. Nah, kali ini mari kita sama-sama belajar tentang penyebab utama kopling sepeda motor mengalami kejadian selip maupun kopling mengeras. Dan tentunya topik kali ini akan mas Semi ulas secara singkat dan mudah di pahami. Baca juga Warning, Kampas Kopling Mobil Matic Mudah Habis Lho…?

Memang secara garis besar kopling selip dan kopling mengeras ini justru akan membuat kinerja transmisi menjadi kurang optimal seperti sedia kala. Tanda-tandanya bisa di rasakan saat anda mengendarai sebuah motor manual, serta saat anda melakukan perpindahan gigi ke posisi pengurangan atau penambahan gigi terkadang merasa ada jeda sebentar. Hal ini bisa jadi di sebabkan oleh gir sepeda motor sudah mengeras atau selip kopling. Dan kondisi seperti itu biasanya di karenakan kampas kopling sudah habis.

“Kampas kopling sudah habis tentu ini penyebabnya yang sering terjadi, kadang akibat dari pelat geseknya sudah menipis atau setelan pada kopling cukup jauh maka hal ini bisa membuat kampas kopling menahan terus. Untuk gir motor jarang sekali bermasalah. Bisa jadi penyebab lainnya karena pergantian oli mesin yang tidak teratur atau tidak sesuai oli rekomendasi,” ujar Ahmad Hadi Setiawan dari Bengkel umum Hadi Motor di Kawasan Tamanan-Kediri, Jawa Timur.

Nah, dari pernyataan tersebut dapat di simpulkan bahwa habisnya kampas kopling sering terjadi pada sepeda motor manual daripada motor otomatis. Kecenderungan aus berlebih ini akibat usia kampas kopling sudah melebihi batas standartnya yaitu 20.000 km, maka saat di atas 20.000 km segeralah ganti dengan kampas kopling baru agar kinerja motor anda tetap dalam kondisi prima.

Gejala kampas kopling aus bisa di rasakan saat akselerasi agak telat atau selip pada awal putaran mesin. Dengan begitu jika tidak segera di ganti tentunya bisa merambat ke bagian-bagian komponen kopling menjadi juga aus, dan dampak buruknya bisa membuat biaya servis kendaraan membengkak dratis.

Sebenarnya selip kopling memang penyebab utamanya akibat kampas kopling sudah aus berlebih. Selain itu juga tidak begitu berdampak fatal pada kendaraan kesayangan anda, serta masih tetap bisa digunakan untuk berkendara. Namun hal ini akan cukup meresahkan bagi pengendara yang amat agresif, sebab tarikan sepeda motor akan tidak berkerja secara maksimal. Simak berita ini juga ya, Mengenal Lebih Jauh Mengenai Sosok Grip Motor Anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*