Inilah Cara Aman Mengemudi Mobil Saat Puasa

cara aman menyetir mobil saat berpuasa

OTOSEMI.com- Tips Paling Aman Menyetir Mobil Saat Menjalankan Ibadah Puasa Dibulan Suci Ramadhan. Sebagai umat muslim yang baik, menunaikan ibadah puasa di bulan suci ramadhan yang penuh berkah adalah suatu moment terbaik di setiap tahunnya yang paling di nantikan, serta aktifitas berpuasa sebentar lagi akan datang hanya dalam hitungan beberapa hari ke depan. Biasanya berpuasa merupakan suatu tantangan tersendiri khususnya para pekerja yang aktif, dimana mereka harus bangun pagi hari untuk melakukan rutinitas sahur sebagai salah satu syarat puasa.

Bahkan bagi yang sudah terbiasa berangkat kerja menggunakan mobil, apalagi di saat pulang kerja pada waktu sore hari kemudian terjebak dalam kemancetan yang cukup melelahkan, akan membuat pengemudi mobil biasanya stress berat, sebab waktu berbuka puasa akan tiba maupun sudah terlewati jadi tertunda. Namun sebaiknya anda harus tetap berkonsentrasi saat mengemudi mobil pada jam-jam tersebut.

Alangkah baiknya bila saat berpuasa pengemudi janganlah memaksakan kehendaknya berpergian menggunakan mobil. Namun jika itu terpaksa serta jarak tempuh ke lokasi yang dituju itu cukup jauh, sebaiknya istirahatlah lebih sering setidaknya setiap 2 jam sekali. Dan apabila mengemudi mobil pada sore hari, serta waktu sudah hampir menandakan mau adzan magrib sebaiknya anda berhenti sejenak ke tempat ibadah maupun tempat makan untuk sekedar melepas penat dan berbuka puasa.

Memang metode istirahat pada waktu mengemudi mobil untuk menempuh jarak jauh sangat di anjurkan sekali. Meski saat istirahat si pengemudi tidak tidur, namun dengan istirahat yang cukup bisa memulihkan kebugaran tubuh maupun konsentrasi berkendara. Secara garis besar melakukan aktifitas mengemudi mobil memang bisa jadi membuat rasa jenuh atau bosan itu timbul, maka usahakan selalu pasang sabuk pengaman untuk keselamatan pengendara di jalan.

Jangan kebut-kebutan di jalan saat mengemudikan mobil, lebih baik menahan emosi dan tetap dalam kondisi tenang berkendara yang baik. Usahakan batas kecepatan di bawah 80km/jam, sebab tenaga saat berpuasa itu berbeda sekali saat keadaan normal. Dan kebut-kebutan dijalan dengan penuh amarah justru akan berakibat fatal sekali bagi anda karena rawan kecelakaan. Sehingga untuk memposisikan dalam kondisi tenang pada cuaca yang ekstrim, perlu anda menyalakan AC sebagai pendingin ruangan dengan suhu yang telah di atur.

Apabila anda sedang dalam perjalanan khususnya mudik ke kampung halaman tempat tinggal, lakukan istirahat yang tepat. Biasanya waktu siang hari tepat sekali untuk istirahat melepas penat berkendara yang membosankan, serta menghemat tenaga pengemudi. Setelah semuanya terasa sudah cukup, maka lanjutkan perjalanan jauh anda. Dengan catatan apabila sudah menjelang sore hari memasuki waktu sholat magrib, anda perlu istirahat kembali sekaligus mengisi perut yang kosong.

Hindari konsumsi makanan secara berlebihan, sebab berlebihan itu tidak di anjurkan sekali dalam tata cara makan menurut ajaran islam. Makanlah secukupnya, hal ini justru membantu konsentrasi anda berkendara menempuh lokasi tujuan karena bila makan berlebih akan berakibat tubuh terasa cepat lemas. Terlebih saat berkendara pada malam hari terutama mau mudik, waktu ini biasanya menjadi alternatif bagi pelancong karena jalanan kadang sepi.

Namun perlu anda perhatikan di saat waktu sudah menunjukkan angka 11 malam, sebaiknya anda beristirahat di area yang telah di sediakan misalnya SPBU, motel, dan lain sebagainya. Usahakan dekat dengan tempat rumah makan agar aktifitas sahur anda bisa berjalan dengan baik. Dan pada saat sahur, pilihlah makanan yang bergizi serta minum secukupnya agar nanti saat melanjutkan perjalanan tidak dehidrasi. Selain itu juga pastikan bahan bakar akan terpenuhi saat melakukan perjalanan. Baca juga Keuntungan Ban Kendaraan Diisi Nitrogen dan Jangan Sepelekan Tutup Pentil Ban.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*