Ini Dia Perbandingan Teknologi Mesin DOHC Vs Mesin SOHC

Perbedaan Teknologi Mesin DOHC dan Mesin SOHC- Perkembangan dunia otomotif terhadap inovasi mesin kendaraan cukup terbilang lumayan lama sekali, sebab hal ini membutuhkan penelitian lebih lanjut serta pembaharuan proses kinerja mesin sehingga tercipta suatu mesin kendaraan yang lebih sempurna dari model sebelumnya. Dulu memang kebanyakan mobil masih memakai mesin berteknologi OHV (Overhead Valve), dan biasanya ciri mesin OHV terdapat camshaft yang posisinya tepat di bawah katup.

Sementara itu mulai berkembangnya zaman menuju era yang sangat modern, teknologi mesin OHV kini dibilang kurang begitu efisien serta memiliki banyak sekali kekurangan. Sehingga barulah inovasi mesin itu muncul, kemudian terciptalah teknologi mesin bernama SOHC (Single Overhead Camshaft) dengan posisi peletakan camshaft dirubah yang mulanya di bawah katup sekarang menjadi di atas katup.

Dan pada akhirnya masih kurang memuaskan hasil kinerja mesin dengan teknologi SOHC, untuk itu mulai dikembangkan kembali serta kini generasinya menjadi teknologi DOHC (Double Overhead Camshaft). Pada teknologi mesin DOHC dibekali dengan dua camshaft yang masing-masing mempunyai gear tersendiri serta langsung terhubung dengan puli kruk-as.

Dengen begitu mobil-mobil keluaran terbaru sudah banyak yang menggunakan mesin dengan teknologi SOHC dan teknologi DOHC, menariknya terdapat beberapa mobil pilihan yang memiliki kedua teknologi mesin kendaraan tersebut. Lantas, teknologi manakah yang diklaim mempunyai keunggulan lebih sekaligus kelebihan dan kekurangan menggunakan teknologi mesin di antara keduanya?  Sebagai contoh saja mobil yang memakai mesin SOHC di antaranya ialah Honda Jazz dan Honda Mobilio, sedangkan yang menggunakan mesin DOHC di sandang Suzuki Ertiga dan Toyota Yaris.

jenis mesin kendaraan

Meski pada kenyataan SOHC yang menggunakan Overhead Camshaft Single namun bukan berarti teknologi mesin sesudahnya yakni milik DOHC bisa kalah dengan model SOHC. Untuk itu anda para otolover perlu mengetahui perbedaan di antara mesin SOHC dan mesin DOHC, berikut ini ulasan singkat yang telah kami rangkum sedemikian rupa sehingga mudah di pahami :

  • Perlu di ingat bahwa penggerak klep SOHC ini masih menggunakan rocker arm atau yang dikenal dengan pelatuk, sedangkan teknologi mesin DOHC ini secara langsung akan menekan cincin serta dilanjutkan ke perklep.
  • Dari segi dimensi untuk kedua teknologi mesin tersebut, SOHC lebih ringan dibandingkan milik DOHC, selain itu juga penggunaan mesin SOHC bisa lebih efisien bahan bakarnya. Meski tenaga mesin yang dihasilkan oleh teknologi DOHC ini lebih kuat dan bertenaga dibanding SOHC, maka dengan kemajuan teknologi kini mesin DOHC bisa sebanding dengan SOHC mengenai ke efisiensi bahan bakarnya.
  • Untuk masalah tampilan mesin SOHC memang dirancang seramping mungkin dibandingkan dengan mesin DOHC, sehingga tidak begitu banyak memakan ruang penempatan mesin. Pasalnya keunggulan teknologi SOHC ini ialah lebih hemat bbm yang di sebabkan oleh pemakaian camshaft sejumlah satu unit saja. Lantas untuk teknologi DOHC memiliki keunggulan di sektor tenaga mesin lebih bertenaga serta akselerasi yang dihasilkan juga lebih baik dibandingkan milik SOHC.

Setelah anda membaca rangkuman dari kami di atas mengenai perbandingan teknologi mesin DOHC dengan SOHC, maka jika anda ingin membeli mobil sesuaikan dengan kebutuhan anda terhadap mesin mobil yang paling cocok untuk diboyong ke garasi rumah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*