Ini Dia Penyebab dan Cara Atasi Masalah Aki Cepat Soak!

Tak Mau Aki Cepat Rusak? Yuk Simak Tips Berikut

Penyebab Aki Cepat Rusak

Hi Sobat Oto! Ngomong-ngomong soal kendaraan bermotor, tentunya Anda semua sudah tak sing lagi bukan dengar komponen yang satu ini? Apakah itu? Accu atau lidah orang Indonesia biasa mengatakan aki merupakan baterai penghasil listrik dari kendaraan bermesin seperti mobil dan motor. Jika terus-terusan dipakai, kinerja aki kendaraan pasti akan menurun. Namun jika aki kendaraan Anda mudah soak, berikut ini masalah aki cepat rusak dan cara mengatasinya.

Wah! Nampaknya udah pada penasaran nih Yuk langsung simak info selengkapnya di bawah ini!

  • Akibat Pemakaian Arus Listrik Berlebihan

Salah satu penyebab masalah aki cepat rusak adalah akibat penggunaan arus listrik yang berlebihan pada kendaraan. Misalnya saja, memasang klakson modifikasi untuk mendapatkan bunyi klakson yang lebih nyaring. Tentu saja, ini akan memerlukan tambahan energi listrik. Ada juga pemakaian kiprok, Kiprok berguna untuk membatasi tegangan yang dihasilkan generator (spull). Besar kecilnya tegangan yang dihasilkan bergantung pada banyaknya putaran mesin. Semakin banyak putarannya, semakin banyak pula energi yang dibutuhkan.

Jika, pada suatu saat terjadi kerusakan pada kiprok, tentu saja hal ini akan mengganggu “kesehatan” aki. Jika aki rusak, maka listrik yang seharusnya dikontrol, masuknya akan berlebihan sehingga akan menyebabkan overcharging baterai. Untuk mengatasi masalah aki cepat rusak karena pemakaian arus yang berlebih ini, Anda bisa mengecek normalitas pengisian aki, yakni dengan menghidupkan mesin dengan tegangan 4000 hingga 5000 RPM lalu periksa tegangan pengisian.

  • Terjadi Kebocoran Arus Listrik

Masalah aki cepat rusak yang selanjutnya bisa juga disebabkan karena terjadinya kebocoran arus listrik. Kebocoran atau konsleting ini bisa menyebabkan aki cepat habis karena listrik yang dikeluarkan berjumlah tetap namun yang digunakan berkurang. Tentu saja, jika dibiarkan terus-menerus, Sobat Oto bisa tekor juga ujung-ujungnya. Kebocoan Arus listrik bisa Anda ketahui dengan Ampermeter atau Avometer.

Untuk mengeceknya, pertama matikan mesin. Kemudian, lepaskan kabel negatif dari baterai. Jangan sampai salah ya Sobat Oto! Hubungkan jarum negatif ampermeter pada terminal negatif dan jarum positif pada kabel masanya. Lalu, Anda bisa membacanya melalui layar avometer.Jika jarum menunjuk pada angka 0,1mili ampere artinya masih normal, jika melebihi angka tersebut maka hal itu yang perlu ditangani.

Ilustrasi Pemakaian Avometer yang Benar

  • Abnormalitas Sistem Pengisian Aki

Jika terjadi ketidaknormalan sistem pengisian aki akan menyebabkan listrik yang dikeluarkan berlebih dan tentu saja Anda bisa tekor dibuatnya. Bukan hanya itu, pengisian yang berlebih akan menyebabkan aki mudah rusak. Tentu saja Anda tak mau bukan? Begini cara mengeceknya!

Cek sistem pengisian aki dengan menggunakan voltmeter atau avometer. Caranya, colokkan kabel hijau atau ground ke kutub negatif avo, sedangkan untuk kabel positif avo colokkan ke kutub positifnya. Dalam kondisi normal, pengisian menunjuk angka 12 volt. Jika dinyalakan akan menunjuk angka max. 15 volt. Jika angka tersebut tidak mencapai atau berlebih, itu kode untuk Anda agar melakukan pengecekan spull dan kiproknya.

Untuk mengecek sistem pengisian, periksa dengan mengecek tegangan yang masuk ke baterai menggunakan Voltmeter/Avometer, dengan cara colokkan kabel positif Avo ke kutub (+) positif aki dan kabel negatif Avo ke kabel hijau atau ground, alias kutub (-) negatif aki.

Untuk kondisi normal, kondisi mesin mati tegangannya minimal 12 volt. Kemudian pada saat motor atau mobil menyala, gas ditarik naik menjadi 13 volt lebih, maksimal 15 volt. Apabila tegangan kurang atau lebih dari angka tersebut, maka perlu dilakukan pengecekan ulang kiprok dan spull atau sistem pengisian secara menyeluruh.

Itulah beberapa penyebab masalah aki cepat rusak. Agar motor atau mobil Anda tetap bisa digunakan dengan baik, jangan lupa untuk mengecek komponen satu ini secara rutin ya Sobat Oto! Anda Bisa melakukan pengecekan sendiri sesuai dengan tips di atas atau anda juga bisa datang ke bengkel langganan untuk meminta montir memeriksanya. Baca juga yuk ulasan Tips and Trick seperti Agar Mobil Anda Semakin Nyaman, Wajib Pasang Ini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*