Cara Mudah Mengetahui Kecurangan di SPBU saat Mengisi BBM

Kecurangan SPBU Saat Mengisi BBM

OTOSEMI.com- Inilah Tips Menghindari Kecurangan di SPBU saat Mengisi BBM pada Kendaraan Bermotor. Diketahui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ini memang menjadi andalan para pengguna kendaraan bermotor untuk mengisi bahan bakarnya, selain harga murah dibandingkan dengan bahan bakar kendaraan yang dijual eceran di pinggiran jalan. Tapi ada kasus baru yang terjadi pada SPBU di Jalan Raya Veteran, Rempoa, Bintaro, Tangerang Selatan yang terbukti melakukan praktik kecurangan saat mengisi bahan bakar minyak (BBM), namun kasus itu kini sudah dibongkar oleh Tim Subdit Sumber Daya Lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya setelah ditemukan sebuah bukti pengurangan takaran yang dilakukan oleh operator.

SPBU dengan nomor 34-12305 diduga telah melakukan pelanggaran tindak pindana dengan cara mengurangi jumlah takaran bakan bakar dari dispenser BBM. Meski kecurangan itu bukan suatu hal baru lagi di negara Indonesia, sebab banyak sekali pelaku yang melakukan kecurangan mengisi BBM semata-mata demi memperoleh banyak keuntungan padahal kenyataannya sudah ada perlakuan sidak oleh pihak terkait. Dengan demikian tentu yang paling dirugikan ialah konsumen, mereka merasa tidak dilayani dengan baik dan jujur sebagaimana semestinya.

Itulah Alat regulator stabilizer dari Pelaku SPBU
Source Img : otomotif.kompas.com

Ramainya pemberitaan terkait hal tersebut membuat pihak PT Pertamina selaku pengelola dari SPBU memberikan beberapa tips mudah agar terhindar dari adanya praktik kecurangan dalam melakukan pengisian bahan bakar. Sehingga masyarakat akan bisa lebih waspada serta selalu mengawasi ketika pengisian sedang berlangsung. Langkah pertama saat mengisi BBM konsumen perlu melihat angka awal nol hingga sampai akhir sesuai pembelian. Langkah selanjutnya sebenarnya konsumen itu berhak memperoleh nota tanda bukti transaksi untuk mengetahui uang tersebut sudah terbayarkan sesuai takaran liter yang diterima, tapi hal ini terlalu di abaikan oleh kebanyakan orang.

Jika anda mencurigai adanya kecurangan maka tindakan anda yaitu menghubungi contact person yang biasanya tertera di SPBU agar bisa langsung ditindak tegas oleh pihak kepolisian. Ini artinya bila SPBU terbukti bersalah, akan ditutup sementara oleh pihak terkait untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca juga berita lainnya disini.

Diketahui modus kejatahan pelaku yang dilakukan oleh SPBU rempoa itu tergolong baru yaitu menggunakan remote control untuk mengendalikan dispenser, cara kerjanya bila lampu menyala maka itu normal alias tidak ada kecurangan tapi bila lampu mati itulah permainan pengurangan isi BBM dimainkan. Alat regulator stabilizer itu bila dipasangkan akan mempengaruhi daya listrik ke dispenser pengisian BBM sehingga takaran jumlah bahan bakar yang terisikan ke motor maupun mobil konsumen akan berkurang.

Dengan cara tersebut pelaku mengaku bisa mengambil keuntungan 1 liter disetiap pengisian 20 liternya, aksi itu sudah dilakukan selama setahun ini, wow coba anda bayangkan sudah berapa liter pelaku memperoleh keuntungan ?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*