Cara Mudah Hitung Denda Ketika Telat Bayar Pajak Kendaraan

Pajak Kendaraan Bermotor

Akibat Keterlambatan Pembayaran Pajak Kendaraan- Memiliki sebuah kendaraan bermotor, memang perlu memperhatikan beberapa hal penting yang pasti wajib di lakukan oleh pemilik kendaraan baik itu sepeda motor atau mobil. Selain menjaga ataupun merawat “Kesehatan” kendaraan agar selalu tampil prima saat digunakan. Ada juga yang harus di perhatikan lainnya yaitu urusan membayar pajak kendaraan bermotor yang meliputi dua macam komponen yakni STNK (Surat Tanda Nomer Kendaraan) dan BPKB (Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor). Ini merupakan suatu peraturan lalu lintas yang wajib di taati oleh semua pengguna kendaraan.

Walau dari sebagian banyak orang masih menyepelekan masalah urusan pajak kendaraan. Di mana pemerintah sebenarnya hanya membebani kita melalui urusan pajak saja. Namun jangan di salahkan terlebih dahulu, membayar pajak secara rutin dan tepat pada waktunya inilah yang akan membantu pemerintah melancarkan pembangunan infrastruktur jalan serta infrastruktur umum lainnya. Dengan begitu dapat di artikan sebagai saling keterkaitan kita pada pemerintahan. Tapi, untuk sekarang ini apakah anda sudah membayar pajak  kendaraan dengan tepat pada waktunya?

Bagi yang suka nelat atau telat bayar pajak kendaraan, ada beberapa tips singkat atau info penting bagaimana cara menghitung denda yang akan di keluarkan karena keterlembatan membayar pajak. Beberapa saat lalu, Divisi Humas Mabes Polri telah membagikan info penting mengenai hal keterlambatan pembayaran bagi semua pengendara yang memiliki kendaraan bermotor pribadi, melalui akun facebooknya. Dalam tema sosialisasi yang di adakan tersebut ada cara cepat untuk menghitung jumlah denda terhutang yang harus di bayarkan, di saat anda telat bayar pajak kendaraan bermotor. Ternyata perhitungan tersebut akan di sesuaikan menurut lama tidaknya waktu “nelat” pembayaran.

Pemerintah sebenarnya telah berikan toleransi mudah bagi pemilik kendaraan bermotor yang telat bayar pajak ini terhitung sejak 1 hari setelah tanggal berakhir atau tanggal kadaluarsa bayar pajaknya. Sebagai contoh saat jatuh tempo bayar pajak kendaraan ini ialah tanggal 18 jadi pihak pemerintah berikan toleransi hingga 1 hari kerja atau ke esokan harinya tepat pada tanggal 19, sehingga dapat di pastikan denda akan berlaku tepat mulai di tanggal 20.

Itu mengenai tanggal, namun jika hari kerja sudah berbeda lagi, begini semisal masa berlaku surat kendaraan bermotor anda habis atau jatuh tempo di hari Sabtu, maka denda akan mulai terhitung sejak hari Selasa, mengingat hari Minggu ialah hari libur kerja. Namun jika jatuh tempo di hari Senin jadi denda akan mulai berlaku di hari Rabu dan seterusnya.

Selain itu juga Divisi Humas Mabes Polri menginformasikan besar pajak yang wajib di bayar ketika masa berlaku atau jatuh tempo sudah melebihi apa yang namanya “toleransi” yang di berikan tersebut.

Jika kasus keterlambatan membayar pajak hingga batas toleransi yang di berikan sudah terlewati, anda wajib bayar mencapai porsentase 25% dari total pokok pajak yang tertera. Namun jika anda telat bayar pajak kendaraan hingga melebihi 1 bulan lamanya, denda akan bertambah 2% dari pokok pajak di setiap bulan yang di abaikan.

Baca juga : Cara Mudah Balik Nama Motor Bekas Ala Otosemi

Selain itupun juga pemerintah telah memberlakukan maksimal denda mencapai 48% atau setara dengan 2 tahun tidak membayar pajak tersebut. Dengan begitu jika lebih dari 2 tahun lamanya besaran denda akan tetap pada angka 48% dari pokok pajak. Hal ini berlaku untuk semua kendaraan bermotor baik itu mobil dan sepeda motor pada umumnya. Saran, daripada anda menumpuk denda yang semakin mencekik saat membayar alangkah baiknya anda membayar pajak kendaraan tepat pada waktunya atau on the time.




Ralat : Denda Pajak Kendaraan 2016 kini nelat sehari pun akan “Terkena Denda” jadi toleransi bayar pajak kendaraan di tahun 2016 sudah tidak berlaku lagi. Terima kasih.

Catatan : Berkomentarlah seperti contoh di bawah ini :

Motor Yamaha Vega R (Nama Motor atau Mobil Anda)

Jatuh tempo : 12 Desember 2012 (Jatuh Tempo Kendaraan Anda)

STNK : 12 Desember 2015 (Jatuh Tempo STNK Anda)

PKB : Rp 176.000,-

SWDKLLJ : Rp 35.000,-

Mau bayar pada 12 Desember 2016

Komentar yang tidak sesuai seperti contoh “Akan Dihapus”.

NIB : Hanya menghitungkan denda pajak kendaraan saja, Tidak Mengenai Biaya Balik Nama Kendaraan atau Mutasi ke Luar Kota.  

 

Update:

Cara mudah menghitung denda pajak kendaraan karena telat membayar, sebenarnya cukup simple. Bahkan bisa anda kalkulasi sendiri di rumah. Yang benar adalah, jika anda telat membayar pajak denda selama sehari, maka hitungan denda pajak kendaraan yang harus anda bayar adalah dibulatkan denda pajak satu bulan. Jika anda telat membayar pajak kendaraan selama sebulan lebih satu hari, maka cara menghitung denda pajak kendaraan yang telat adalah biaya pokok pajak ditambah biaya denda pajak kendaraan selama 2 bulan genap. Dan jika anda telat membayar pajak kendaraan selama satu tahun, maka denda yang harus anda bayar adalah denda bayar pajak kendaraan perbulan dikali 12 bulan.

 

Anda masih bingung..? Oke, contoh sederhananya begini. Anda memiliki motor, pada contoh kali ini kita akan menggunakan motor Honda Sonic 150. Seperti yang tertulis pada STNK, disitu dijelaskan bahwa iaya PKB(pajak kendaraan bermotor) adalah Rp. 184.500. Dan biaya SWDKLLJ (sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan) sebesar Rp. 35.000. Maka total pajak yang harus kita bayar adalah biaya PKB + SWDKLLJ = rp. 219.500. Itu adalah biaya pajak tahunan kendaraan motor Honda Sonic sebagaimana contoh di atas.

 

Lalu, bagaimana jik kita telat membayar pajak kendaraan? Maka bagaimana cara menghitung denda bayar pajak kendaraan yang telat? Dan berapa denda telat bayar pajak kendaraan yang harus dibayar? Maka, hitungan sederhananya seperti ini.. Semisal, denda telat bayar pajak kendaraan bermotor adalah 25% pertahun dari denda PKB ditambah denda SWDKLLJ. Maka jika pada contoh di atas anda telat membayar pajak kendaraan motor Honda Sonic selama 1 tahun, maka denda yang harus anda bayar adalah Biaya PKB x 25% x 1 + SWDKLLJ. Maka kurang lebih total denda satu tahun yang harus anda bayar adalah 182.500 x 25% x 1= Rp.46.125 + SWDKLLJ (Rp.32.000) = Rp.78.125.

 

Maka denda pajak kendaraan yang harus anda bayar karena telat selama satu tahun untuk contoh motor Honda Sonic di atas adalah sebesar Rp.78.125/tahun + biaya pajak tahunan Rp.184.500. Jadi total biayayang harus anda bayar untuk pajak + denda pajak tahunan adalah Rp.78.125+Rp.184.500= Rp 297.625. Namun, bagaimana jika keterlambatan anda tidak sampai satu tahun? Maka cara menghitung denda telat bayar pajak kendaraan bermotor, adalah dengan melakukan presentase. Yaitu total denda pertahun dibagi 12. Misal, denda pertahun adalah PKB 25% dari total pajak pertahun, ditambah SWDKLLJ, maka jika anda telat satu bulan dalam membayar pajak kendaraan,maka kurang lebih cara menghitungnya demikian..

Cara Perhitungan Telat Membayar Pajak Sepeda Motor Telat 1 Tahun

 

Denda PKB per tahun : 25 %.
Terlambat 1 bulan : PKB x 25% x 1/12.
Terlambat 2 bulan : PKB x 25% x 2/12.
Terlambat 1 tahun : PKB x 25% x 12/12

Denda PKB = biaya PKB x 25% x 12/12
yaitu = 184.500 x 25 % x 1
hasilnya = Rp 46.125

Denda SWDKLLJ Rp 32.000

Denda keseluruhan = Denda PKB + denda SWDKLLJ
yaitu = 46.125 + 32.000
hasilnya = Rp 78.125

Biaya pajak yang harus dibayar adalah biaya PKB + SWDKLLJ + denda keseluruhan
yaitu = 184.500 + 35.000 + 78.125
hasilnya = Rp 297.625

 

Namun mulai Januari 2017 lalu, pemerintah sudah mulai menerapkan kenaikan tarif pada Penerina Negara Bukan Pajak (PNBP) Hingga 100%. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar dibawah ini. Klik gambar untuk memperbesar.

 

Cara menghitung denda kendaraan bermotor

menghitung pajak kendaraan bermotor

 

Dengan adanya kenaikan tersebut, pastikan anda membayar pajak kendaraan anda tepat waktu. Karena jika denda terus menumpuk, maka itu akan sangat memberatkan dikemudian hari. ujung-ujungnya, anda malas untuk membayar pajak kendaraan karean biaya yang sudah berkali-kali lipat karena terlalu sering telat membayar pajak kendaraan bermotor. Jadi, pastikan anda membayar pajak kendaraan tepat waktu. Demi kebaikan anda sendiri agar tidak berat dikemudian hari, dan demi kebaikan bersama untuk membantu pembangunan insfratruktur yang lebih baik. Demikian cara menghitung denda pajak kendaraan karena telat, semoga bermanfa’at bagi anda. ?

Info Redaksi

Mohon maaf jika tidak semua komentar dapat kami balas terutama komentar sebelum Juli 2017 karena adanya kendala perpindahan hosting. Untuk para pembaca yang sudah memahami cara perhitungannya juga dapat memberikan bantuan jawaban kepada para pengunjung yang lain.

Terima kasih

3 Comments

  1. honda beat plat K-R daerah kudus jateng
    Jatuh tempo : 11 november 20115
    STNK : 11 november 2017
    PKB : Rp 148.000,-
    SWDKLLJ : Rp 35.000,-
    Mau bayar pada 11 november 2017.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*