Bahan Bakar Pertalite Resmi Dijual Setelah Lebaran Tahun 2015

SPBU Akan Segera Kehadiran Bahan Bakar Pertalite 2015

OTOSEMI.com- BBM Jenis Pertalite Segera Dipasarkan. Sempat menjadi isu publik yang mana PT. Pertamina (Persero) menciptakan sebuah bahan bakar terbaru 2015, bahkan kabarnya bahan bakar minyak tersebut memiliki kadar RON jauh lebih baik dibandingkan dengan bahan bakar premium. Namanya adalah Pertalite, inovasi terbaru ini akan membawa perubahan baru dalam dunia bbm akan hal pemilihan bbm oleh masyarakat luas yang lebih baik lagi. Sejak penundaan tepat pada bulan Mei 2015, masyarakat mulai bertanya-tanya akankah bahan bakar pertalite di hadirkan ke berbagai SPBU yang tersedia di wilayah Indonesia.

Memang terjadinya penundaan atau proses peluncuran bahan bakar baru 2015 ini di karenakan terkendala masalah sosialisasi yang di anggap pihaknya masih kurang sesuai target yang di kehendaki. Namun rumor itupun mulai menemui titik terangnya yang mana pertalite akan segera di pasarkan setelah lebaran tahun ini.

Kabar tersebut sesuai dengan ungkapan salah satu seorang Media Manager PT. Pertamina (Persero) yakni Ifki Sukarya menyatakan bahwa, pihaknya untuk saat ini masih terus bersosialisasi memperkenalkan produk bahan bakar baru 2015 ke masyarakat luas agar nantinya konsumen mengetahui dengan jelas kelebihan-kelebihan apa saja yang di miliki oleh pertalite.

Seperti yang telah di ketahui oleh publik yang sempat menjadi perbincangan serta jadi topik utama dalam beberapa waktu lalu, mereka beranggapan bahwa dengan adanya bahan bakar pertalite akan menggantikan bbm jenis premium. Namun ternyata pertalite itu di hadirkan untuk menambah pilihan lebih banyak lagi, terhadap bahan bakar yang di gunakan nantinya sesuai dengan kendaraan yang di miliki. Saat ini saja jenis bahan bakar sudah meliputi solar, premium, pertamax serta akan ditambah lagi jenis pertalite dalam waktu dekat.

Menurut pihak yang bersangkutan yakni Pertamina, jarak kadar RON antara bbm premium yangh hanya 88 sedangkan pada bbm pertamax senilai 93, maka dengan begitu mereka menciptakan jenis bahan bakar baru bernama pertalite yang dikabarkan memiliki kandungan RON berada tepat di tengah-tengah keduanya itu. Lebih tepatnya pada bbm pertalite dengan RON mencapai angka 90. Sehingga dapat di pastikan memiliki kualitas yang cukup baik dibanding premium, serta banderol harga akan jauh lebih mahal sedikit namun berada di bawah harga bbm pertamax.

Kemudian mengenai isu rencana penghapusan bbm premium di seluruh SPBU yang tersebar di Indonesia, pihak pertamina belum membicarakannya sebab kewenangan untuk menghilangkan bahan bakar jenis premium itu berada di tangan pemerintahan Tanah Air. Dan perlu anda ketahui bahwa pertamina hanyalah sebagai distributor atau penyedia produk bahan bakar minyak, sedangkan pemerintahan mempunyai kendali sepenuhnya terhadap penetapan dan penghapusan jenis bahan bakar.

Dan untuk saat ini pemerintah juga masih belum memberikan keputusan lebih lanjut tentang premium ke depannya, sebab jumlah konsumen bahan bakar premium jauh lebih banyak di banding bahan bakar lainnya, selain itu pula masyarakat lebih memilih premium karena banderolan harga yang paling murah atau terjangkau di semua kalangan pengendara.

Jika benar adanya pemberitaan mengenai peluncuran produk bahan bakar pertalite ternyata habis lebaran tahun 2015, maka akan menjadi kabar bagus selain kualitas bahan bakar yang juga hampir sama dengan pertamax, yang mampu membuat mesin kendaraan bermotor akan lebih baik dari pada premium. Hanya saja hingga saat ini masih belum di ketahui harga resmi bbm baru tersebut.

Sekarang saja harga bbm premium berada di angka Rp 7.400,-/liter sedangkan harga bbm pertamax sekitar Rp 9.400,-/liter selisih harga keduanya saja mencapai Rp 2.000,-. Maka jika perkiraan harga bbm pertalite senilai Rp 8.000/liter, bukan tidak mungkin masyarakat akan beralih ke pertalite. Namun apabila selisih harga dengan pertamax hanya Rp 100,- hingga Rp 1000,- per liternya, akan lebih baik masyarakat memilih pertamax saja dibanding pertalite.

Sebenarnya hadirnya pertalite ini akan memiliki dampak bagus bagi pemerintahan terhadap impor migas yang akan berkurang hingga 60 persen setiap tahunnya. Selain itu juga untuk sistem pembakaran pada kendaraan jauh lebih baik di banding premium, yang masih meninggalkan kerak sebab proses pembakaran kurang begitu baik, dan akan membuat suara mesin semakin halus. Serta akan menguntungkan bagi pengguna kendaraan yang emisi gas buang sudah berstandart EURO 3 maupun EURO 4, karena model kendaraan tersebut memerlukan kualitas bahan bakar lebih baik namun berharga pas di kantong daripada pertamax yang mahal. Baca juga Bahan Bakar Yang Cocok Untuk Mobil Supercar Terbaru 2015.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*