Aki Basah atau Aki Kering? Yuk Kenali Keduanya

Mengenal Lebih Jauh Tentang Aki Kendaraan

Saat hendak membeli aki baru, pembeli biasanya dihadapkan antara dua pilihan, aki kering atau aki basah. Sebenarnya tidak ada yang terbaik antara keduanya. Yang ada hanyalah lebih baik dalam hal tertentu. Karena itu pembeli harus tahu apa yang baik untuknya. Bertanya dan meminta rekomendasi kepada penjual memang bukan keputusan yang buruk. Akan tetapi bagaimanapun juga penjual umumnya akan merekomendasikan produk yang paling menguntungkan untuk mereka. Karena itu penting bagi para pembeli untuk mengetahui apa itu aki basah dan aki kering.

Aki Basah, Kelebihan dan Kekurangannya

Cek Yuk Kelebihan Aki Basah

Aki jenis ini dapat diidentifikasi dari bodinya yang transparan dengan garis batas pada sisi bagian atas dan bawahnya. Hal ini bertujuan untuk memudahkan baik pembeli maupun penjual untuk mengetahui ketinggian air aki yang ada di dalamnya. Ya, seperti namanya, aki basah memang memiliki karakter basah berkat cairan elektrolit yang merendam sel-sel aki. Karena sifatnya yang basah inilah, air dalam aki basah dapat menguap akibat panas, khususnya panas dari sel-sel aki dan suhu disekitarnya. Inilah kelemahan terbesar aki basah.

Meski demikian, aki basah memiliki keunggulan dari segi harga. Harganya yang lebih terjangkau memang menjadikannya sebagai pilihan favorit para pengendara yang memang ingin berhemat. Di Indonesia sendiri, aki ini sangat baik dan ideal. Ini karena iklim tropis Indonesia yang cukup ramah dengan aki basah.

Aki Kering, Kelebihan dan Kekurangannya

Inilah Kekurangan Aki Kering Kendaraan

Berbeda dengan aki basah, aki kering sama sekali tidak menggunakan cairan elektrolit. Sebagai gantinya, aki jenis ini menggunakan gel. Itulah sebabnya kenapa aki kering lebih tahan dengan suhu tinggi. Gel dalam aki kering sejatinya memang dapat menguap. Namun tingkat penguapannya sangat rendah. Setidaknya butuh waktu 1 hingga 1,5 tahun hingga gelnya berkurang. Karena itulah aki jenis ini lebih tahan lama dan minim perawatan. Itulah kenapa aki kering juga kerap disebut maintenance free battery.

Jenis aki ini memang sangat cocok untuk mereka yang tidak ingin repot, khususnya para pemilik mobil. Namun jika dilihat dari sisi finansial, harga aki kering memang lebih mahal dari aki kering. Itulah perbedaan yang cukup mendasar antara aki basah dan aki kering.

Pilih yang Mana? Aki Basah atau Aki Kering?

Sebenarnya aki basah dan aki kering memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karena itu pilihan terbaik adalah pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan Anda. Jika Anda termasuk orang yang royal dan tidak begitu keberatan membayar harga tinggi, aki kering adalah pilihan terbaik. Selain mudah dirawat, aki ini juga lebih awet. Namun bagi Anda yang memiliki keterbatasan dana, ada baiknya mempertimbangkan aki basah. Meski lebih susah dari segi perawatan, aki ini tidaklah begitu buruk. Dengan perawatan yang baik, aki basah juga mampu bertahan cukup lama.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*